Kota Padang

Dosen Universitas Andalas Gandeng UMKM Produksi Batik Bermotif Naskah Kuno Minangkabau

Dosen Unand Gandeng UKM Produksi Batik Bermotif Naskah Kuno Minangkabau. Produksi batik bermotif naskah kuno melibatkan pelaku UMKM

Penulis: Nandito Putra | Editor: Rahmadi
Dok. Pramono
Dosen sastra Minangkabau, Pramono (kanan), menunjukkan contoh batik yang dibuat dengan memanfaatkan motif naskah kuno Minangkabau dalam acara yang diadakan oleh Universitas Andalas dan UKM Dewi Busana di Lunang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (13/10/2022). (Dok: Pramono). 

TRIBUNPADANG.COM, Padang - Dosen Sastra Minangkabau sekaligus filolog Universitas Andalas (Unand) Pramono menggagas produksi batik Minangkabau bermotif naskah kuno.

Pramono mengatakan, produksi batik bermotif naskah kuno melibatkan pelaku usaha kecil mikro dan menengah (UMKM) dan akan dipasarkan secara luas.

Program ini didukung oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) sebagai bentuk kolaborasi perguruan tinggi dengan pihak industri.

“Kegiatan ini membuktikan riset terhadap warisan budaya naskah kuno Minangkabau dapat digali untuk menghasilkan sesuatu yang profitable,” kata Pramono, Jumat (14/10/2022).

Adapun pelaku usaha yang terlibat kali ini adalah bengkel pembuatan batik Dewi Busana yang berada di Lunang, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar).

Batik Bermotif Kuno Minangkabau
Dosen sastra Minangkabau Pramono membuat batik dengan memanfaatkan motif naskah kuno Minangkabau dalam acara yang diadakan oleh Universitas Andalas dan UKM Dewi Busana di Lunang, Pesisir Selatan, Sumatera Barat, Kamis (13/10/2022). (Dok: Pramono).

Baca juga: Kembangkan Batik, Pemko Bukittinggi Jalin MoU dengan Pemko Solo

Pramono melanjutkan, peluncuran program batik bermotif naskah kuno dilaksanakan pada 12-14 Oktober 2022 di bengkel pembuatan batik Dewi Busana.

“Konsep kegiatan ini tidak terlepas dari kerja ilmiah dalam melakukan inventarisasi, katalogisasi dan digitalisasi naskah Minangkabau yang tersebar di berbagai tempat di Sumatera Barat,” katanya.

Dia mengaku sudah melakukan penelitian dan digitalisasi naskah kuno Minangkabau dalam dua dekade terakhir.

Selama ini Pramono berhasil menemukan seribuan naskah kuno dan mendigitalisasi isinya.

Dia menambahkan, salah satu isi dari naskah kuno adalah iluminasi atau ragam hias.

Baca juga: Tim Penilai Kelurahan Berprestasi Apresiasi Sentra Kerajinan Batik Canting Buana Kreatif

“Temuan itu akan diaplikasikan menjadi motif kain batik, mukena, jilbab dan kaos,” ujarnya. (TribunPadang.com/Nandito Putra)

Sumber: Tribun Padang
Berita Terkait
  • Ikuti kami di
    AA

    Berita Terkini

    © 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved