BPS Sumbar: Nilai Ekspor Sumbar Capai US $331,19 Juta, Terbanyak ke Pakistan
Nilai ekspor yang berasal dari Sumatera Barat pada Agustus 2022 mencapai US$331,19 juta. Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS)
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Mona Triana
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Nilai ekspor yang berasal dari Sumatera Barat pada Agustus 2022 mencapai US$331,19 juta.
Hal ini diungkapkan Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Barat (Sumbar), Herum Fajarwati, Senin (3/10/2022) saat menyampaikan rilis BPS.
"Terjadi peningkatan sebesar 8,41 persen dibanding ekspor Juli 2022," ujarnya.
Baca juga: Inflasi Bukittinggi Tertinggi di Indonesia, per September 2022 Sebesar 1,87 Persen
Herum menambahkan, secara kumulatif ekspor Sumatera Barat pada Januari-Agustus 2022 naik sebesar 1,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Golongan barang yang paling banyak diekspor pada Agustus 2022 adalah golongan lemak & minyak hewan/nabati (HS 15) sebesar US$295,75 juta.
Lalu diikuti golongan berbagai produk kimia (HS 38) sebesar US$10,40 juta, dan golongan karet dan barang dari karet (HS 40) sebesar US$8,49 juta.
"Ekspor ke Pakistan memberikan peranan sebesar 32,46 persen terhadap total ekspor asal Sumatera Barat pada Januari-Agustus 2022," ujarnya.
Menurut sektor, ekspor produk industri pengolahan pada Januari - Agustus 2022 mengalami peningkatan sebesar 10,37 persen dibanding ekspor Januari-Agustus 2021.
Baca juga: Data BPS per Agustus 2022 Sumbar Alami Deflasi, Dipengaruhi Turunnya Harga Cabai Merah
Sementara itu, nilai impor Sumatera Barat pada Agustus 2022 sebesar US$59,51 juta.
"Terjadi peningkatan sebesar 6,74 persen dibanding impor Juli 2022," ujarnya
Golongan barang impor pada Agustus 2022 paling besar adalah bahan bakar mineral (HS 27) sebesar US$58,66 juta.
Negara pemasok impor pada Agustus 2022 terbesar adalah dari Singapore senilai US$46,62 juta
Nilai impor KPPBC Sumatera Barat ini didominasi oleh golongan bahan baku/penolong.
(TribunPadang.com/ Rima Kurniati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Inflasi-Bukittinggi-Tertinggi-di-Indonesia-Per-September-2022-Sebesar-187-Persen.jpg)