Pembunuhan di Agam

Terungkap Motif Pembunuhan Pelajar di Agam, Cekcok Gara-gara Rumput Pakan Sapi

Motif pembunuhan pelajar di Bukit Batu Apung, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, karena rumput pakan sapi

Ist
Polisi mengungkapkan motif pembunuhan pelajar di Bukit Batu Apung, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (29/9/2022). 

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Polisi mengungkapkan motif pembunuhan pelajar di Bukit Batu Apung, Kecamatan Tanjung Mutiara, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, Kamis (29/9/2022).

Pembunuhan dilakukan oleh seorang pria berinisial YI (38), warga satu kampung dengan korban.

Saat ini, pelaku sudah diamankan di Mapolres Agam.

"Tim Satreskrim telah menangkap pelaku pembunuhan perempuan yang mayatnya ditemukan oleh warga di ladang sawit," kata Kapolres Agam AKBP Ferry Ferdian saat dihubungi TribunPadang.com, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Ladang Sawit Bukit Batu Apung, Polisi: Korban Pelajar

Baca juga: Pelajar di Agam Ditemukan Tewas, Diduga Korban Pembunuhan, Polisi Olah TKP

Berdasarkan hasil interogasi terhadap pelaku, motif yang melatarbelakangi pembunuhan pelajar di Agam itu ialah perasaan tidak senang dan cekcok mulut.

AKBP Ferry Ferdian menjelaskan, pelaku dan korban sudah biasa berada di ladang sawit untuk mencari rumput pakan sapi.

Menurut laporan warga, kata AKBP Ferry, antara pelaku dan korban memang sering terjadi adu mulut.

"Karena adu mulut dan saling ejek saat mencari rumput pakan sapi, pelaku lalu tersulut emosi dan membunuh korban," tuturnya.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Pelajar di Agam Sudah Ditemukan, Polisi: Masih Satu Kampung dengan Korban

AKBP Ferry mengungkapkan, pelaku memukul kepala korban sebanyak 2 kali menggunakan tangkai/pegangan parang.

Lalu, tangkai parang tersebut patah dan membuat korban menjerit kesakitan.

"Korban sempat melakukan perlawanan saat dipukul dengan tangkai parang," tambahnya.

Namun, karena tak senang korban ini melawan, pelaku langsung membacok menggunakan ujung sabit ke arah leher belakang korban.

"Setelah memukul dan membacok korban, pelaku ini membuang barang bukti berupa tangkai atau pegangan sabit di sekitar lokasi," pungkasnya.

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved