Liga Inggris

Chelsea Boyong Graham Potter: Sortiran Man Utd, Gegara Dinilai belum Berpengalaman di Liga Champions

NaMA Graham Potter sempat jadi incaran Tim Setan Merah atau julukan Manchester United (Man Utd), bahkan dua kali masuk radar Man Utd tesebut.

Editor: Emil Mahmud
TWITTER.COM/PLDADEPRESSAO_
Ilustrasi: Lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge Kota London pada Rabu (12/5/2021) waktu setempat atau Kamis (13/5/2021) dini hari WIB. Tampak tuan rumah Chelsea menjamu tim tamu Arsenal. 

NAMA Graham Potter sempat jadi incaran Tim Setan Merah atau julukan Manchester United (Man Utd), bahkan dua kali masuk radar Man Utd tesebut.

Alhasil, Man Utd pun urung, mempekerjakan Graham Potter hingga batal bernaung bersama para penggawa Setan Merah, laksana hasil sortiran lantaran ada kekurangan pengalamannya di Liga Champions.

Sebelum berlabuh ke Chelsea, Pelatih berusia 47 tahun itu hingga terakhirnya, membesut Tim Liga Inggris lainnya, Brighton & Hove Albion.

Selanjutnya, dia menggantikan Thomas Tuchel, yang dipecat oleh The Blues setelah serangkaian hasil buruk.

Kini, dengan bergabung ke Chelsea, Potter akhinrya berhasil mendapatkan pekerjaan besar setelah lebih banyak menukangi klub-klub kecil.

Namun, jauh sebelum menjadi pelatih Chelsea, Potter sejatinya telah menjadi rebutan banyak klub besar di Liga Inggris.

Chelsea telah resmi menunjuk Graham Potter sebagai pelatih baru setelah sempat disebut-sebut diminati sejumlah tim raksasa Liga Inggris, termasuk Tottenham Hotspur dan Man Utd itu sendiri.

Untuk Tottenham Hotspur, mereka sempat mengincar Potter buat menggantikan Nuno Espirito Santo yang dipecat pada November 2021.

Hanya saja, Tottenham Hotspur akhirnya batal merekrut Potter karena lebih memilih Antonio Conte.

Sementara untuk Manchester United, menurut laporan The Athletic yang dinukil BolaSport.com, klub berjuluk Setan Merah itu dua kali mendapatkan kesempatan merekrut Potter.

Pertama, ketika Ole Gunnar Solskjaer dipecat pada November 2021 dan akhirnya digantikan oleh Ralf Rangnick.

Kedua, ketika mereka mencari pengganti permanen setelah Ralf Rangnick pergi di akhir musim 2021-2022 dan akhirnya digantikan oleh Erik ten Hag.

Namun, Man Utd dilaporkan ogah merekrut Potter karena sang pelatih tidak memiliki pengalaman di ajang Liga Champions.

Sayangnya, seperti kena karma, Man Utd pun akhirnya gagal tampil di Liga Champions 2022-2023 usai finis di posisi ke-6 di Liga Inggris 2021-2022.

Halaman
12
Sumber: BolaSport.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved