Viral Dugaan Pelecehan Sesama Jenis di Universitas Andalas, Incar Mahasiswa Baru Program Pertukaran

Kampus Universitas Andalas dihebohkan dengan beredarnya informasi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswa baru.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
@infounand
Kampus Universitas Andalas dihebohkan dengan beredarnya informasi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswa baru. Informasi dugaan pelecehan seksual ini diunggah oleh akun instagram @infounand. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Kampus Universitas Andalas dihebohkan dengan beredarnya informasi terkait dugaan pelecehan seksual terhadap mahasiswa baru.

Informasi dugaan pelecehan seksual ini diunggah oleh akun instagram @infounand.

Dalam unggahan tersebut, disampaikan ada seorang oknum yang melakukan tindak pelecehan seksual yang mengincar mahasiswa baru sesama jenis.

Sasarannya terutama mahasiswa yang ikut pertukaran pelajar di Unand.

Dilaporkan dalam unggahan itu ada 3 mahasiswa pertukaran pelajar yang mengaku mendapat pelecehan secara verbal dan tindakan oleh mahasiswa senior di Unand.

Baca juga: Kasus Pelecehan Seksual Marak di Sumbar, Supardi: Antisipasi sebelum, Mencoreng Marwah Minangkabau

Pelakunya disebut mahasiswa yang cukup ternama dan juga berprestasi.

Kasus serupa disebut tidak hanya sekali ini saja terjadi.

Sebelum ini juga ada beberapa laporan serupa dengan pelaku dan modus yang sama.

Humas Protokoler dan Pelayanan Informasi Publik Uiversitas Andalas, Ernita Arif menuturkan, informasi dugaan pelecehan oleh mahasiswa ini dipandang serius oleh Unand.

Pihak Unand pun sudah menindak lanjuti dengan melakukan investigasi melalui Komisi Disiplin (Komdis).

Baca juga: Polresta Padang Tangkap Pelaku Pencurian dengan Lacak HP yang Dicurinya, Polisi Juga Sita TV

"Informasi ini dipandang serius oleh Unand. Unand sudah menindaklanjuti dengan melakukan investigasi melalui Komisi Disiplin kata Ernita Arif, Kamis (8/9/2022).

Ernita meminta mahasiswa yang menjadi korban pelecehan menyampaikan informasi kepada Komisi Disiplin.

Informasi lengkap dan jelas sangat diperlukan.

Walau melapor ke Komdis, pihak Unand akan melindungi dan merahasiakan identitas korban.

Tindak lanjut masalah ini pun akan diambil pimpinan berdasarkan hasil investigasi dan rekomendasi Komdis.

"Terkait kekerasan seksual. Unand sangat concern dengan persoalan ini. Salah satunya, dibuktikan dengan pembentukan Satgas Penanganan dan Pencegahan Kekerasan Seksual (PPKS) yang sedang proses pengukuhan," kata Ernita Arif.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved