Angka Kecelakaan Lalu Lintas di Pariaman Meningkat, Didominasi Pelajar akibat Tak Pakai Helm

Angka kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) di daerah hukum Polres Pariaman mengalami kenaikan hingga Juli 2022.

Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
TribunPadang.com/RahmatPanji
Kasat Lantas Polres Pariaman AKP Amelya, Sabtu (20/8/2022). Angka kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) di daerah hukum Polres Pariaman mengalami kenaikan hingga Juli 2022. Tercatat sebanyak 108 kejadian dari Januari- Juli 2022, dengan angka tertinggi terjadi pada bulan Mei sebanyak 20 kajdian dan terendah sebanyak 10 kejadian. 

TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN - Angka kecelakaan lalu lintas (Laka lantas) di daerah hukum Polres Pariaman mengalami kenaikan hingga Juli 2022.

Jumlahnya tercatat sebanyak 108 kejadian dari Januari- Juli 2022, dengan angka tertinggi terjadi pada bulan Mei sebanyak 20 kejadian dan terendah sebanyak 10 kejadian.

Dari jumlah tersebut tercatat ada 190 korban laka lantas yang mengalami luka ringan dan 22 korban meninggal dunia.

Baca juga: Kepala BPBD Kota Pariaman Imbau Wisatawan Perhatikan Anak saat Bermain di Pantai

Baca juga: Cuaca Sumbar Hari Ini: Pantai Gandoriah Kota Pariaman Berawan Disertai Angin Kencang

Serta jumlah kerugian secara materi hingga Juli ini mencapai angka Rp 271 juta.

Kasat Lantas Polres Pariaman AKP Amelya, mengatakan pada tahun ini memang ada kenaikan angka Laka lantas di daerah hukum Polres Pariaman.

Hal ini menurutnya terjadi karena masyarakat baru lepas dari masa lockdown dan PPKM semasa pandemi Covid-19 sedang melonjak.

"Jadi masyarakat sudah kembali banyak berkendara dan memadati arus lalu lintas," tuturnya, Sabtu (20/8/2022).

Angka kecelakaan tahun ini jauh meningkat dari sebelumnya, di mana selama tahun 2021 angka laka lantas berjumlah 139 kejadian.

Laka lantas tahun ini terang AKP Amelya banyak didominasi oleh pelajar dibandingkan masyarakat umum.

"Soalnya kebanyakan pelajar itu sering tidak menggunakan helm dan ugal-ugalan saat berkendara," terangnya

Melihat peningkatan ini pihak Polres Pariaman kata AKP Amelya, akan melakukan upaya penekanan dengan melakukan sosialisasi dan edukasi pada masyarakat.

Upaya ini akan ia lakukan dengan langsung datang ke sejumlah sekolah dan memasang rambu-rambu peringatan serta spanduk imbauan untuk masyarakat di tempat rawan laka lantas terjadi.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved