Baju Kurung Bukittinggi Ternyata Sudah Lama Diekspor ke Malaysia
Baju kurung yang menjadi salah satu produk Kota Bukittinggi ternyata sudah lama digunakan masyarakat Malaysia dan menjadi baju keseharian bagi mereka.
TRIBUNPADANG.COM, PADANG -- Baju kurung yang menjadi salah satu produk Kota Bukittinggi ternyata sudah lama digunakan masyarakat Malaysia dan menjadi baju keseharian bagi mereka.
Para pedagang Bukittinggi sudah sejak lama menjual produk mereka ke negeri jiran tersebut.
Hal ini disampaikan oleh Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar dalam kegiatan talkshow Peran Pemerintah Kota dalam Membangun UKM Berorientasi Ekspor, yang dilaksanakan secara hybrid, baik secara virtual mau pun secara offline, yang digelar oleh Tribun Network, dipusatkan di Hotel Premiere Santika Padang, Rabu (10/8/2022).
"Pakaian khas Minang Bukittinggi yang kami produksi, sudah dipakai menjadi pakaian harian bagi masyarakat di Malaysia, terutama baju kurung. Hubungan pedagang kita dengan Malaysia sangat baik, dan sudah cukup lama para pedagang kita membawa produk ke sana," kata Erman dalam kesempatan itu.
Selain itu, dikatakannya, sebelum Covid-19 cukup banyak kunjungan ke Kota Bukittinggi, dan Malaysia menjadi salah satu negara yang ramai datang ke kota sanjai tersebut.
"Sebelum Covid-19, biasanya 1 juta lebih kunjungan setiap tahun, dan 300 ribu di antaranya adalah dari Malaysia. Namun kini sudah berkurang sejak Covid-19. Kita harapkan semoga kondisi ini segera berlalu," ujarnya.
Sebagaimana diketahui, Tribun Network menggelar talkshow bertajuk Peran Pemerintah Kota dalam Membangun UKM Berorientasi Ekspor, yang dilaksanakan secara hybrid, baik secara virtual mau pun secara offline, yang dipusatkan di Hotel Premiere Santika Padang, Rabu (10/8/2022).
Baca juga: Fadly Amran Ungkap Kebijakannya Berdayakan UKM: Turunkan Pajak Restoran & Rumah Makan Jadi 5 Persen
Baca juga: Talkshow Tribun Network di Padang, CEO Dahlan Dahi: Semoga Bisa Memberi Kontribusi Bagi Pelaku UMKM
Talkshow ini menghadirkan sejumlah pembicara, di antaranya ada dua Menteri, yakni Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Menkop UKM) Teten Masduki, dan Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan.
Selain itu, juga menghadirkan 10 Wali Kota di Indonesia, di antaranya Wali Kota Bogor, Bima Arya, Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto dan Wali Kota Medan, Bobby Nasution. Wali Kota Padang, Hendri Septa, Wali Kota Bukittinggi, Erman Safar, Wali Kota Padangpanjang, Fadly Amran, Wali Kota Pariaman, Genius Umar, Wali Kota Payakumbuh, Riza Falepi, Wali Kota Sawahlunto, dan Wali Kota Solok, dan Zul Elfian.
Baca juga: Tiga Kepala Daerah dari Luar Sumbar Ikut Diundang dalam Acara Talkshow Tribun Network di Padang
Baca juga: Sebanyak 10 Kepala Daerah Siap Hadir pada Talkshow Tribun Network di Padang
Selain itu, juga turut hadir sebagai pembicara, Pemerhati UMKM dan Digital Marketplace Sumatera Barat, Yuhefizar dan Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Andalas, Sari Lenggogeni. Mereka bakal menyampaikan kajian serta pengamatan terkait pemberdayaan UKM dan pemanfaatan marketplace digital untuk memudahkan pemasaran UKM di Indonesia.
Dalam kesempatan yang sama, juga turut hadir secara langsung, Chief Executive Officer Tribun Network Dahlan Dahi dan Commercial Director Tribun Network, H Tjiptyantoro.
Ada pun peserta yang hadir secara langsung di antaranya adalah para pengusaha UKM dari berbagai wilayah Sumatera Barat, mahasiswa, serta relasi TribunPadang.com juga diundang pada talkshow tersebut, yang mengikuti kegiatan itu dengan antusias.
(Tribunpadang.com/Ale)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Talkshow-Tribun-Network-Menghadirkan-Sejumlah-Pembicara.jpg)