Tempat Wisata di Bukittinggi
Tempat Wisata di Bukittinggi, 5 Fakta Menarik Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta
Tempat wisata di Bukittinggi, kenali fakta Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta
Penulis: Muhammad Fuadi Zikri | Editor: afrizal
TRIBUNPADANG.COM, BUKITTINGGI - Siapa yang tak kenal dengan Mohamad Hatta, Wakil Presiden Pertama Republik Indonesia yang juga Bapak Proklamator Kemerdekaan Indonesia.
Ia merupakan putra kelahiran Bukittinggi, Provinsi Sumatra Barat (Sumbar).
Rumah pertamanya berlokasi di Jalan Soekarno Hatta Nomor 37, Campago Ipuh, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan.
Baca juga: Tempat Wisata di Sumbar, Festival Hoyak Tabuik di Pariaman Digelar 2 Pekan hingga 14 Agustus 2022
Baca juga: Tempat Wisata di Pariaman, Rangkaian Hoyak Tabuik 2022 Diisi Juga Komunitas dan Pelajar SD-SMP
Namun tak banyak yang tahu bagaimana fakta-fakta dari rumah kelahiran Bung Hatta —sapaan akrab Mohamad Hatta, yang kini difungsikan sebagai museum, yaitu Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta.
Terutama, rumah Bung Hatta yang kini berdiri kokoh merupakan replika dari bangunan sebelumnya roboh karena dimakan usia.
Berikut ini rangkumannya:
1. Didirikan Sekitar Tahun 1860
Muhammad Taqwa, edukator Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta mengatakan, rumah kelahiran Bung Hatta dulunya mulai dibangun pada 1860-an oleh keluarga besarnya.
Arsitekturnya bertingkat dua dengan bahan utama kayu, mulai dari rangka, dinding, lantai, hingga platfon.
Walakin, sebagian dinding juga terbuat dari anyaman bambu. Sementara bagian atap sudah dilapisi seng.
Rumah masa kecil Bung Hatta ini terbagi kedalam beberapa bagian yang terdiri dari empat kamar tidur, yaitu kamar paman Bung Hatta, nenek dan kakek serta kamar ibu Bung Hatta.
Kemudian dua ruang tamu, dan ruang makan, dapur, kamar mandi serta paviliun yang masing-masingnya berjumlah satu. Paviliun digunakan sebagai kamar Bujang Bung Hatta.
Selain itu, juga terdapat dua rangkiang (lumbung padi), kandang kuda, tempat bugi dan bendi yang semuanya terpisah dengan bangunan utama rumah.
Lalu bagian depan rumah, sebelah kiri terdapat tempat penyimpanan barang dan ruangan yang sering dijadikan tempat belajar oleh Bung Hatta.
"Rumah ini dulunya dekat dengan bibir jalan," ujar Muhammad Taqwa saat berbincang dengan TribunPadang.com, Kamis (21/7/2022).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Museum-KelBungHatta.jpg)