Fakta Ganda Campuran China: Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong Jadi Sangar Seusai Dipisahkan
GANDA campuran China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, terungkap faktanya bahwa kini menjadi pasangan yang sangar dihadapan lawannya.
GANDA campuran China, Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong, terungkap faktanya bahwa kini menjadi pasangan yang sangar dihadapan lawannya.
Berikut rahasia bisa menunjukan aura sangarnya lagi setelah sempat dipisahkan pada awal Tahun 2022.
Selanjutnya, Zheng/Huang menatap Kejuaraan Dunia 2022 yang akan bergulir pada 22-28 Agustus mendatang
Tak tanggung-tangung, enam gelar beruntun berhasil diperoleh Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong hingga sejauh ini.
Torehan itu sekaligus membawa Zheng/Huang kembali memuncaki takhta pada peringkat satu dunia BWF untuk nomor ganda campuran.
Namun di balik kesuksesan Zheng/Huang yang kembali gahar, ada masalah yang membuat mereka mengalami penurunan performa.
Baca juga: Rekap Wakil Indonesia Hasil Semifinal Singapore Open 2022: Anthony, 2 Ganda Putra & 1 Ganda Putri
Sejak tampil pada Olimpiade Tokyo, Zheng/Huang jarang berlaga pada gelaran turnamen Terbuka.
Kembali berpartisipasi pada Kejuaraan Dunia 2021, Zheng/Huang justru harus tersingkir lebih cepat usai takluk oleh pasangan non-unggulan Hong Kong, Chang Tak Ching/Ng Wing Yung.
Sejak saat itu, Zheng/Huang terpaksa harus dipisah dengan alasan membuat persaingan lebih kompetitif.
Pada awal tahun, Zheng dipasangkan dengan Zhang Shu Xian sedangkan Huang bersama Ou Xuan Yi untuk berlaga pada turnamen Terbuka.
Saat itu diputuskan Zheng/Huang hanya akan bermain bersama saat turnamen yang levelnya tinggi seperti Super 1000.
"Itu adalah keputusan staf pelatih. Setelah kami bergabung dengan tim nasional, kami masing-masing memiliki pasangan kami sendiri," kata Zheng dikutip BolaSport.com dari Aiyuke.
Namun setelah berlaga dengan partnernya masing-masing dalam beberapa turnamen membuat Zheng/Huang mendapat pelajaran berharga.
Zheng/Huang mampu tampil lebih baik saat kembali dipasangkan pada All England Open Maret lalu.
Mereka mampu menembus babak semifinal pada turnamen tertua di dunia itu.