Kota Padang

32 Sapi di Padang Positif PMK, Syahrial: Masih Ada Satu, yang Perlu Penanganan Serius

Data terkini Dinas Pertanian Kota Padang menyebutkan, sebanyak 32 ekor sapi di Lubuk Begalung Kota Padang positif terpapar penyakit mulut dan kuku (PM

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Emil Mahmud
TribunPadang.com/Rima Kurniati
Ilustrasi: Petugas Dinas Pertanian Kota Padang melakukan pemeriksaan sapi di kandang sapi Pak Emi sebagai antisipasi PMK, Jumat (13/5/2022) 

"810 itu merupakan hasil positif dari lab," kata kepala bidang (Kabid) kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner Sumbar, M Kamil, Selasa (24/5/2022).

Ia menuturkan, di antara total hewan ternak yang terinfeksi PMK tersebut, yang terbanyak ialah sapi.

Baca juga: 5 Pasar Ternak di Sumbar Tutup 14 Hari, Antisipasi Penyebaran Penyakit Mulut dan Kuku

Baca juga: Dominan Serang Sapi di Sumbar, Penyakit Mulut dan Kuku Bisa Picu Kematian Ternak Usia Bawah 2 Tahun

Sejak kemunculan kasus pertama, hingga data terkini, sudah 754 sapi yang terinfeksi PMK di Sumbar.

Kemudian, sebanyak 55 ekor kerbau dari Sumbar juga dilaporkan terpapar PMK.

Sedangkan, PMK juga menyerang satu ekor kambing yang berasal dari Kabupaten Pasaman Barat.

Dijelaskannya, kasus infeksi PMK pada ternak di Sumbar tersebar di 13 kabupaten/ kota.

Sementara 6 kabupaten/ kota lainnya masih nihil kasus PMK.

Adapun jumlah hewan ternak terinfeksi terbanyak dari Kabupaten Padang Pariaman, dengan total 165 ekor.

Di Padang Pariaman sendiri ada 162 ekor sapi yang terpapar, sedangkan kerbau ada tiga ekor.

Terbanyak kedua ialah di Kabupaten Tanah Datar. Di daerah ini ada 156 ekor sapi yang terinfeksi, selain itu ada dua ekor kerbau juga positif menderita PMK.(TribunPadang.com/Wahyu Bahar)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved