Gempa Sumbar

Warga Pasaman Barat Ikut Rasakan Gempa Bumi M 4,7, Tidak Terlalu Lama namun Getarannya Cukup Kuat

Warga Nagari Kapar Kecamatan Luhak Nan Duo Syafaatul Ulum (29) tiba-tiba terbangun dari tidurnya saat gempa mengguncang.

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: afrizal
BMKG
Gempa bumi M 4,7 terasa di sejumlah daerah di Sumatera Barat Senin (23/5/2022) dini hari. BMKG mencatat gempa terjadi 00:38:14 WIB, 55 km Barat Daya Lubuk Basung dan kedalman 60 Km 

Laporan Reporter TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, PASAMAN BARAT- Gempa bumi tektonik berkekuatan Magnitudo 4,7 guncang Lubuk Basung Kabupaten Agam dan sekitarnya pada hari Senin (23/5/2022) pukul 00.38 WIB.

Berdasarkan keterangan tertulis Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Padang Panjang Suaidi Ahadi, pusat gempa ini ialah di 55 kilometer barat daya Lubuk Basung pada kedalaman 60 kilometer.

Getaran gempa yang berpusat di laut ini juga dirasakan masyarakat Kabupaten Pasaman Barat.

Baca juga: BMKG: Gempa Bumi M 4,7 yang Terasa di Lubuk Basung Kategori Menengah Akibat Aktivitas Sesar Mentawai

Warga Nagari Kapar Kecamatan Luhak Nan Duo Syafaatul Ulum (29) tiba-tiba terbangun dari tidurnya saat gempa mengguncang.

Menurutnya gempa dini hari itu cukup kuat guncangannya, namun berbeda dengan gempa yang sering terjadi di Pasaman Barat sejak akhir Februari 2022 lalu.

"Beda dengan gempa yang sering terjadi, gempa dini hari tadi itu rasanya melayang-layang," ujar Ulum kepada TribunPadang.com, Senin (23/5/2022) pagi.

Berdasarkan pantauannya, setidaknya sejumlah tetangga juga merasakan guncangan gempa.

Ia melihat para tetangga juga keluar dari rumah.

Namun, sesaat setelah gempa sudah masuk kembali ke dalam rumah masing-masing.

Dilanjutkannya, sepengetahuan dia tidak ada gempa susulan yang terjadi.

Beberapa saat setelah gempa, Ulum mengaku langsung kembali tidur.

Baca juga: Masjid Raya Kajai yang Runtuh Akibat Gempa Dibangun Lagi: Uluran Tangan dari Donatur yang Dermawan

"Alhamdulillah tidak panik, kemudian lanjut tidur. Karena rasanya sudah terbiasa dengan gempa," ujar dia.

Warga Pasaman Barat lainnya, Isthafal Hafizh (24) juga terbangun dari tidur saat gempa dini hari tadi.

Hafizh mengaku belum tidur terlalu nyenyak. Ketika gempa mengguncang ia langsung duduk.

"Gempa-nya tidak terlalu lama, namun getarannya cukup kuat," kata warga Nagari Aur Kuning Kecamatan Talamau ini.

Adapun saat gempa, keluarganya juga sempat keluar rumah, begitu juga para tetangga.

"Hanya beberapa saat, kemudian keluarga kembali ke dalam rumah, dan istirahat kembali," kata Hafizh.(*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved