Sosok Ki Hadjar Dewantara, Tokoh Dibalik Ditetapkannya Hardiknas 2 Mei

Sosok Tokoh Pelopor Pendidikan Nasional Indonesia Ki Hadjar Dewantara, tokoh penting dibalik penetapan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei

Editor: Rizka Desri Yusfita
KOMPAS.COM
Ilustrasi: Hari Pendidikan Nasional - Sosok Tokoh Pelopor Pendidikan Nasional Indonesia Ki Hadjar Dewantara, tokoh penting dibalik penetapan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 

Secara utuh, semboyan itu dalam bahasa Jawa berbunyi "ing ngarso sung tulodo, ing madyo mangun karso, tut wuri handayani".

Arti dari semboyan tersebut adalah: Ing Ngarsa Sung Tulada (di depan, seorang pendidik harus memberi teladan atau contoh tindakan yang baik), Ing Madya Mangun Karsa (di tengah atau di antara murid, guru harus menciptakan prakarsa dan ide), dan Tut Wuri Handayani (dari belakang seorang guru harus bisa memberikan dorongan dan arahan),

Dikutip dari bulelengkab.go.id, Ki Hajar Dewantara wafat pada usia 70 tahun pada Tanggal 26 April 1959.

Berkat usaha kerja keras dan jasanya dalam rangka merintis pendidikan di tanah air, beliau dinobatkan sebagai Bapak Pendidikan Nasional Indonesia atas dasar Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 305 Tahun 1959 pada Tanggal 28 November 1959.

 Kemudian, hari kelahiran beliau ditetapkan sebagai Hari Pendidikan Nasional Indonesia.

(Tribunnews)

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved