Gubernur Sumbar Ungkap Progress Tol Padang-Sicincin saat Sampaikan Nota Pengantar LKPJ 2021

Gubernur Sumbar Mahyeldi membeberkan progres ruas jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Padang-Sicincin

Tayang:
Editor: Rizka Desri Yusfita
Kominfotik Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumbar Mahyeldi membeberkan progres ruas jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Padang-Sicincin.

Mahyeldi menyebut, pembangunan jalan tol seksi Padang-Sicincin sudah masuk tahap konstruksi dengan realisasi fisik 45,25 persen dan lahan 36,01 persen.

"Direncanakan tahun 2023 sudah dapat dioperasionalkan. Sedangkan untuk seksi lainnya masih dalam proses basic design," kata Mahyeldi saat menyampaikan Nota Pengantar atas Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) tahun Anggaran 2021, Senin (21/2/2022).

Tiga seksi yang dimaksud ialah Pangkalan-Payakumbuh, Payakumbuh- Bukittinggi, dan Bukittinggi-Sicincin.

Baca juga: Update Pembebasan Lahan Tol Padang-Sicincin, 15 Peta Bidang di Kawasan IKK Siap Dibayarkan

Baca juga: Wagub Sumbar Singgung Proyek Pembangunan Jalan Tol Padang - Sicincin, Audy : Pasti Diselesaikan

Selain menyampaikan progress tol Padang-Sicincin, Mahyeldi juga memaparkan gambaran umum kondisi Sumbar di tahun 2021 yang masih dilanda pandemi Covid-19, sementara disaat yang sama juga menerapkan beberapa kebijakan dalam rangka pemulihan ekonomi.

Berdasarkan data BPS, tercatat pertumbuhan ekonomi Sumbar mencapai 2,19 persen sampai triwulan III 2021.

Beberapa kategori utama penunjang pertumbuhan ekonomi tersebut adalah lapangan usaha pertanian, perikanan dan kehutanan, perdagangan besar-eceran, kontruksi, transportasi dan pariwisata.

"Tahun 2021, kita melakukan orientasi baru tanpa mengabaikan target kinerja dalam RPJMD, sebagaimana arahan Presiden agar fokus pembangunan harus mendukung upaya pemulihan akibat dampak pandemi Covid-19," ujar Mahyeldi.

Selanjutnya ia juga menguraikan mengenai kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah yang terdiri atas pendapatan daerah, belanja daerah dan pembiayaan daerah.

Termasuk juga kinerja penyelenggaraan urusan pemerintahan, terutama terkait dengan urusan wajib pelayanan dasar.

Beberapa program dan kegiatan yang telah dilaksanakan dalam rangka mendukung visi misi daerah, diantaranya menurut gubernur adalah pembangunan SMA/SMK baru berdasarkan potensi daerah, sanitasi yang layak di sekolah, menjadikan Masjid Raya Sumbar sebagai pusat pembelajaran ABS SBK dan wisata religi, hingga mencetak 100 ribu milenial dan woman entrepreneur.

Mahyeldi berharap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Kepala Daerah Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2021, dapat menjadi bahan bagi DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam memberikan saran, masukan dan rekomendasi serta catatan-catatan untuk penyempurnaan dan perbaikan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah Provinsi Sumatera Barat ke depan. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved