MotoGP Mandalika

Ducati Kuasai Top Speed saat Tes Pramusim MotoGP Mandalika, Zarco Sebut Kurang Yahud saat Nikung

PEMBALAP Pramac Ducati, Johann zarco, mengungkapkan bahwa masih ada satu kelemahan dari Desmosedici.

Editor: Emil Mahmud
TWITTER.COM/MOTOGP
Ilustrasi: Pembalap top kualifikasi MotoGP Republik Ceska di Sirkuit Brno, Sabtu (8/8/2020). Dari kiri: Fabio Quartararo, Johann Zarco, dan Franco Morbidelli 

PEMBALAP Pramac Ducati, Johann zarco, mengungkapkan bahwa masih ada satu kelemahan dari Desmosedici.

Oleh karena itu, rekan senegara Fabio Quartararo membantah jika kuda besi Ducati disebut sebagai motor paling sempurna yang mentas di MotoGP 2022.

Ducati sangat merajai soal klasifikasi top speed saat tes pramusim MotoGP Mandalika yang rampung digelar, Minggu (13/2/2022).

Baca juga: Jelang MotoGP Mandalika 18-20 Maret 2022, Fasilitas Penunjang Disempurnakan

Dari kiri, pembalap tim Gresini Racing, Enea Bastianini (nomor 23), pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez (nomor 93), pembalap tim WithU Yamaha RNF, Darryn Binder (nomor 40), dan pembalap tim Ducati Lenovo, Jack Miller (nomor 43) saat melakukan simulasi start pada tes pramusim MotoGP 2022 hari ketiga di Pertamina Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika), Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (13/2/2022). Tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika berlangsung pada Jumat-Minggu, 11-13 Februari 2022. TRIBUNLOMBOK.COM/REZA EKA ADI NUGRAHA
Dari kiri, pembalap tim Gresini Racing, Enea Bastianini (nomor 23), pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez (nomor 93), pembalap tim WithU Yamaha RNF, Darryn Binder (nomor 40), dan pembalap tim Ducati Lenovo, Jack Miller (nomor 43) saat melakukan simulasi start pada tes pramusim MotoGP 2022 hari ketiga di Pertamina Mandalika International Street Circuit (Sirkuit Mandalika), Praya, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Minggu (13/2/2022). Tes pramusim MotoGP 2022 di Sirkuit Mandalika berlangsung pada Jumat-Minggu, 11-13 Februari 2022. TRIBUNLOMBOK.COM/REZA EKA ADI NUGRAHA (TRIBUNLOMBOK.COM/REZA EKA ADI NUGRAHA)

Baca juga: BMW Indonesia Jadi Official Mobility Partner, Ajang Mandalika Grand Prix Association

Johann Zarco menjadi pembalap dengan klasifikasi speed paling yahud ketika mengaspal di Sirkuit Mandalika.

Rider asal Prancis tersebut menorehkan kecepatan 314,8 km/jam.

Catatan speed serupa juga dihasilkan pembalap satelit Ducati lainnya, Enea Bastianini.

Ducati begitu mendominasi soal top speed setelah urutan ketiga hingga kelima menjadi milik pembalap pabrikan Italia ini, Jack Miller (313,9 km/jam), Luca Marini (313,0 km/jam), dan Francesco Bagnaia (313,0 km/jam).

Meski tampil tokcer untuk urusan speed, namun Zarco masih mengeluhkan apa yang menjadi satu titik lemah Desmosedici.

Adalah fleksibilitas kuda besinya dalam cornering menjadi kendala Ducati yang sejauh ini belum bisa teratasi dengan maksimal.

Beberapa terobosan dilakukan Ducati, namun untuk memiliki keluwesan seperti motor Yamaha dan Suzuki sangat sulit diciptakan oleh Desmosedici.

Baca juga: 24 Pembalap MotoGP Bakal Jajal Pertamina Mandalika Circuit, Sudah Koordinasi Skema Travel Bubble

Sosok Johann Zarco di balik balutan kostum khas LCR Honda Idemitsu menjelang bergulirnya MotoGP Australia 2019
Sosok Johann Zarco di balik balutan kostum khas LCR Honda Idemitsu menjelang bergulirnya MotoGP Australia 2019 (TWITTER.COM/LCR_TEAM)

Baca juga: 24 Pembalap MotoGP Bakal Jajal Pertamina Mandalika Circuit, Sudah Koordinasi Skema Travel Bubble

"Pada dasarnya ini adalah mesin baru untuk mendapatkan lebih banyak tenaga, karena itulah keunggulan Ducati, dan juga fairing yang membantu membuat motor lebih bermanuver dan membantu untuk berbelok, yang merupakan titik lemah kami di Ducati," buka Johann Zarco, seperti yang dikutip dari laman Motosan.

"Kami memang memiliki kekuatan pada late braking maupun akselerasi."

"Namun bukan berarti kami (motor Desmosedici) tak memiliki sisi kekurangan. Ketika ban yang kami gunakan aus, maka kelemahan motor ini semakin terlihat dalam hal menikung," tambahnya menjelaskan.

Zarco tak ingin banyak mengeluh atas kekurangan yang dimiliki kuda besinya.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di

    Klasemen MotoGP 2022

    1

    Francesco Bagnaia

    Ducati Lenovo Team
    265
    2

    Fabio Quartararo

    Monster Energy Yamaha MotoGP
    248
    3

    Enea Bastianini

    Gresini Racing MotoGP
    219
    4

    Aleix Espargaro

    Aprilia Racing
    212
    5

    Jack Miller

    Ducati Lenovo Team
    189
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved