Badut Doraemon Temani 75 Murid SD Baiturrahmah Padang yang Ikut Vaksinasi

SD Baiturrahmah ini berlokasi di Jalan Damar I Nomor 16, Olo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
(TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)
Kegiatan vaksinasi murid umur 6-11 tahun di SD Baiturrahmah Padang, Rabu (16/2/2022). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Badut dari karakter film kartun Doraemon hibur para murid yang mengikuti vaksinasi di Sekolah Dasar Baiturrahmah, Rabu (16/2/2022).

SD Baiturrahmah ini berlokasi di Jalan Damar I Nomor 16, Olo, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Kegiatan vaksinasi ini dalam rangka Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) yang dilaksanakan oleh jajaran Polresta Padang bersama dengan Polda Sumbar.

Baca juga: Polemik SE Wajib Vaksin untuk Siswa SD, Kapolsek : Aksi Demo Wali Murid, Jangan Sampai Ditunggangi !

Baca juga: Meskipun Sudah Vaksin Namun Tetap Bisa Terkena Omicron, Kenali 9 Gejala Omicron yang Paling Umum

Selain badut Doraemon, juga ada badut yang menggunakan seragam kepolisian menghibur anak-anak ini.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kapolda Sumbar, Kabid Humas Polda Sumbar, Kapolresta Padang, dan Pejabat Utama Polda Sumbar lainnya.

Kepala Sekolah Baiturrahmah, Rinawati, mengatakan kegiatan ini hanya satu hari ini saja.

Kata dia, murid yang telah melakukan vaksinasi ada 75 orang dan vaksin mandiri ada 6 orang.

Sedangkan murid yang ada di SD Baiturrahmah ada sebanyak 172 orang.

Anak-anak ini bersemangat mengikuti vaksinasi dikarenakan adanya badut yang dihadirkan oleh pihak kepolisian.

Baca juga: DPRD Padang Dukung Vaksinasi Anak 6-11 Tahun, Retna Sofia Pilih Home Schooling untuk Anak

Baca juga: Kepala SDN 11 Pauh Barat Pariaman Ungkap Penyebab Anak-Anak Takut Vaksinasi, akan Dijadwal Ulang

"Hari ini masih pelaksanaan vaksinasi pertama. Sampai saat ini belum ada kendala," kata Rinawati.

Ia mengatakan, kendala yang ditemui adalah adanya murid yang sedang demam sehingga tidak dapat mengikuti kegiatan vaksinasi.

"Animo masyarakat untuk melakukan vaksinasi terhadap anaknya sangat tinggi," katanya.

Hal itu dilihat dari adanya orang tua yang sedang sakit dan memberikan surat kuasa untuk mendampingi anaknya untuk mengikuti vaksinasi kepada wali kelas.

"Kami sudah memulai belajar tatap muka, hanya ada 15 orang dalam satu ruangan kelas," katanya.

Ruangan sekolahnya juga besar sehingga murid yang belajar tatap muka berjarak cukup jauh.

"Sejak tahun 2022 ini kami tidak ada daring," katanya.(*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved