BMKG Padang Pariaman Minta Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem di Pesisir Barat Sumbar
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang Pariaman mengimbau warga di pesisir barat Sumbar untuk mewaspadai cuaca ekstrem pada masa
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Padang Pariaman mengimbau warga di pesisir barat Sumbar untuk mewaspadai cuaca ekstrem pada masa pancaroba atau peralihan musim kemarau menuju musim hujan.
Seperti diketahui, pada masa pancaroba, sering terjadi cuaca ekstrem, perubahan kondisi cuaca cukup cepat.
Cuaca ekstrem itu berupa hujan lebat disertai petir dan angin kencang dengan berbagai potensi dampak bencana yang ditimbulkan.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang di Padang & Sejumlah Daerah Sumbar
Baca juga: Banjir di Wilayah Kota Bukittinggi, Analisa Data Citra, Radar BMKG : Kategori Hujan Sangat Lebat
"Daerah yang perlu diwaspadai di pesisir barat terutama daerah Pasaman Barat, Agam, Pesisir Selatan yang banyak memilki titik lokasi rawan longsor dan banjir," kata Kepala seksi observasi dan informasi BMKG Padang Pariaman Yudha Nugraha, Kamis (3/2/2022).
Menurut Yudha, kondisi itu masih dapat terjadi di bulan Maret 2022.
Untuk potensi hujan hingga tiga hari ke depan kembali terdapat potensi di sebagian besar pesisir barat seperti di Pasaman Barat, Agam, Pariaman, Padang, Padang Pariaman, Pesisir Selatan, Padang Panjang, Bukittinggi, dan Solok.
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Bukittinggi dan Sejumlah Daerah Sumbar
Baca juga: Peringatan Dini BMKG - Rabu, 2 Februari 2022: Hujan Lebat Disertai Angin Kencang, Landa 24 Wilayah
"Hujan termasuk dalam kategori sangat lebat pada tanggal 1 februari lalu, dengan curah hujan terukur 128 mm di Bukittinggi dan 117 mm di Solok Selatan," ujarnya.
Yudha menjelaskan untuk kondisi hujan saat ini berdasarkan dinamika atmosfer adanya pola pergerakan angin timuran yang mengalami perlambatan dan menumpuk (konvergen) di selat Mentawai, sehingga menimbulkan hujan terutama di pesisir barat Sumbar.
Baca juga: Hujan akan Guyur Sumbar saat Libur Imlek, BMKG Prediksi Terjadi Sore hingga Dini Hari
Baca juga: Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Lebat Disertai Petir di Padang dan Sejumlah Daerah Sumbar
Ia mengimbau kepada seluruh pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk bekerja sama dalam mengatasi mitigasi bencana yang datang saat pergantian musim tersebut.
Jika cuaca yang cerah panas dan terik tiba-tiba menjadi dingin dan gelap, menurutnya ini berpotensi akan ada angin kencang atau puting beliung dan hujan lebat.
"Ini perlu diwaspadai," tutup Yudha. (*)
