Guru dan Siswa Positif Covid19
SDN 24 Ujung Gurun Padang Ditutup 5 Hari Setelah 13 Guru dan Murid Positif Covid-19
Update 13 Guru dan Murid Terpapar Covid 19, Mulai Besok SD Negeri 23-24 Ujung Gurun Ditutup
Penulis: Panji Rahmat | Editor: afrizal
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Aktivitas belajar di SDN 24 Ujung Gurun Padang dihentikan sementara setelah belasan guru dan murid positif Covid-19.
Ketua Harian Satuan Tugas (Satgas) Covid 19 Kota Padang Barlius, penutupan sekolah dilakukan lima hari setelah adanya pertemuan dengan Wali Kota Padang, Hendri Septa.
"Kami juga sudah melakukan pertemuan dengan Wali Kota Padang hasilnya sekolah ditutup selama 5 hari," jelasnya, Rabu (2/2/2022).
Baca juga: Update 13 Guru dan Murid Terpapar Covid 19, Mulai Besok SD Negeri 23-24 Ujung Gurun Ditutup
Baca juga: Berada Dalam Satu Komplek dengan SDN 24 Ujung Gurun, Ini Alasan Kepala SDN 23 Tetap Lakukan PTM
Sebanyak enam guru dan tujuh murid SD Negeri 24 Ujung Gurun Kecamatan Padang Barat Kota Padang positif Covid-19.
Barlius mengatakan ditemukannya belasan orang positif Covid-19 ini berawal dari pemeriksaaan terhadap 10 persen guru dan murid di SD Negeri 24 Ujung Gurun Padang.
Pemeriksaan dilakukan sebagai tahapan menjelang dilakukannya vaksinasi secara masif di Padang.
"Kebetulan kami mau melakukan vaksinasi secara masif dan tracking oleh Dinas Kesehatan Kota Padang pada 10 persen guru dan murid setiap hari di sekolah," jelasnya dihubungi Rabu (2/2/2022).
Berdasarkan hasil swab yang dilakukan, ditemui ada guru dan siswa SD Negeri 24 terpapar positif Covid 19.
Melalui temuan guru dan murid yang terpapar Covid 19 ini, sesuai dengan Perda No 1 tahun 2021 terkait adaptasi kebiasaan baru, maka sekolah ditutup.
Baca juga: Kronologi 6 Guru dan 7 Murid SD Negeri 24 Ujung Gurun Padang Positif Covid-19
Baca juga: BREAKING NEWS 13 Orang Positif Covid-19 di SDN 24 Ujung Gurun Padang, Aktivitas Sekolah Diliburkan
Penutupan ini berlaku juga untuk SDN 23 Ujung Gurun yang berada satu komplek dengan SDN 24 Ujung Gurun.
"Kegiatan belajar dan mengajar selama penutupan dialihkan ke rumah hingga Senin (7/2/2022 mendatang," bebernya.
Sementara itu pihaknya akan mensterilkan dan menyemprot kawasan sekolah menggunakan disinfektan.
"Seluruh guru dan murid yang positif itu Orang Tanpa Gejala (OTG) sehingga isolasi mandiri di rumah," bebernya.
Ia juga menyampaikan bahwa murid SD Negeri 24 Ujung Gurun yang positif tersebut juga belum melakukan vaksinasi.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak enam guru dan tujuh murid SD Negeri 24 Ujung Gurun Kecamatan Padang Barat Kota Padang positif Covid-19, Selasa (1/2/2022).
Total 13 guru dan murid yang positif Covid 19 ini dikonfirmasi oleh Kepala Sekolah SD Negeri 23 Ujung Gurun Asnawati.
Diketahui sebelumnya SD Negeri 23 ini berada satu komplek dengan SD 24 Ujung Gurun di Kecamatan Padang Timur Kota Padang.
Baca juga: BREAKING NEWS 13 Orang Positif Covid-19 di SDN 24 Ujung Gurun Padang, Aktivitas Sekolah Diliburkan
Baca juga: Penderita Covid-19 di Sumbar Mulai Menanjak, Kasus Aktif Corona Capai 103 Orang per 2 Februari 2022
Berdasarkan keterangan Asnawati kasus positif ini diketahui bertahap setelah dilakukannya swab pada 10 persen guru dan murid pada Kamis (27/1/2022).
"Kami akan dapat jadwal vaksinasi jadi harus swab sebelumnya. Waktu swab pertama itu ada satu orang guru SD 24 Ujung Gurun positif," ujarnya saat ditemui Rabu (2/2/2022).
Adanya satu guru yang mengalami positif, kedua sekolah pun kembali melakukan swab pada hari Jumat (28/1/2022).
"Waktu swab kedua di Puskesmas Padang Pasir, Jumat (28/1/2022) ada empat orang guru kembali positif," terangnya.
Senin (31/1/2022) akhirnya dilakukan swab pada seluruh siswa karena sudah ada 5 orang guru yang mengalami positif.
"Baru pada Senin (31/1/2022) seluruh siswa dan guru SD 23 -24 Ujung Gurun melakukan swab di puskesmas Padang Pasir," jelasnya.
Total ada sebanyak 321 murid SD Negeri 23 Ujung Gurun yang menjalani swab.
Sementara dari SD Negeri 24 Ujung Gurun ada 331 murid .
Hasil swab Senin (31/1/2022) itu baru keluar pada Selasa (1/2/2022).
Hasilnya sebanyak 1 guru dan 7 orang murid SD Negeri 24 Ujung Gurun Positif Covid 19.
"Total ada 13 yang positif di antara 6 guru dan 7 murid SD Negeri 24 Ujung Gurun mengalami positif," tuturnya.
Sehingga sekolah diliburkan pada Rabu (2/2/2022) untuk SD Negeri 24 Ujung Gurun karena banyak guru dan murid terpapar Covid 19.
Asnawati mengaku bahwa dirinya tidak tahu sampai kapan SD Negeri 24 Ujung Gurun diliburkan.
"Saya belum tahu pasti sampai kapan diliburkan tentu menunggu instruksi juga," jelasnya.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak 13 murid dan guru SDN 24 Ujung Gurun Kecamatan Padang Barat Kota Padang positif Covid-19.
Hasil positif Covid-19 belasan murid dan guru ini diketahui setelah menjalani swab Senin (31/1/2022).
Hasil pemeriksaan positif ini baru keluar Selasa (1/2/2022).
Baca juga: Penderita Covid-19 di Sumbar Mulai Menanjak, Kasus Aktif Corona Capai 103 Orang per 2 Februari 2022
Baca juga: Soal Pasien Terpapar, Varian Omicron, Jubir Covid-19 Sumbar: Banyak yang Sembuh, tidak Ada masalah
Akibatnya hari ini sekolah ditutup sementara waktu dan tidak ada aktivitas belajar mengajar.
TribunPadang.com saat datang ke lokasi, Rabu (2/2/2022) tidak ada murid maupun guru yang terlihat di SDN 24 Ujung Gurun Padang tersebut.
Sebatas informasi, SDN 24 Ujung Gurun berada satu komplek dengan SDN 23 Ujung Gurun.
Melalui wawancara dengan Kepala Sekolah SDN 23 Ujung Gurun, Asnawati, mengatakan bahwa kabar positif Covid-19 sejumlah murid dan guru ini memang benar.
"Ada 6 guru dan 7 murid yang positif Covid-19, totalnya ada 13 orang," jelasnya saat ditemui Rabu (2/2/2022).
Namun Asnawati mengaku belum mengetahui pasti sampai kapan aktivitas di SDN 24 Ujung Gurun diliburkan.
Sementara aktivitas di SDN 23 Ujung Gurun tetap berjalan seperti biasa.
Murid dan siswa tetap sekolah seperti biasa pada hari ini.
"Alhamdulillah murid dan guru kami tidak ada yang positif, jadi tadi sekolah seperti biasa," katanya.
Kendati demikian pada pukul 09.00 WIB para murid dipulangkan karena ada pihak BPBD Kota Padang melakukan penyemprotan untuk sterilisasi.
"Sekitar pukul 09.00 WIB murid SD Negeri 23 Ujung Gurun dipulangkan karena ada penyemprotan dari pihak BPBD Kota Padang," bebernya.
Pantauan TribunPadang.com pukul 11.00 WIB tidak terlihat satupun murid dan guru SD Negeri 24 Ujung Gurun di sekolah.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Aktivitas-belajar-mengajar-di-SDN-24-Ujung-Gurun-Padang-diliburkan.jpg)