Pengukuhan MUI Kota Pariaman Masa Khidmat 2020-2025, Genius Umar Singgung Peran Tali Tigo Sapilin
Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengukuhkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pariaman masa khidmat 2020-2025 di Aula Balaikota Pariaman
Penulis: Wahyu Bahar | Editor: afrizal
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar
TRIBUNPADANG.COM, PARIAMAN- Wali Kota Pariaman, Genius Umar mengukuhkan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pariaman masa khidmat 2020-2025 di Aula Balaikota Pariaman, Sabtu (22/1/2022).
"Banyak tugas MUI yang harus dikerjakan yaitu bagaimana syiar agama islam di Kota Pariaman dan hukum-hukum Islam bisa dijalankan," ujar Genius Umar dalam sambutannya.
Ia menyampaikan bahwa MUI Kota Pariaman dalam melaksanakan tugasnya membumikan Islam di Kota Pariaman, harus membangun sinergisitas dengan Pemerintah Kota Pariaman, LKAAM dan berbagai pihak lainnya.
Baca juga: HUT ke-18, PIPAS Sumbar Gelar Acara Puncak di Pantai Kata Pariaman
Baca juga: Pemko Pariaman Rencanakan, Pasar Jati Kembali Beroperasi pada Februari 2022 Mendatang
"Ulama dan Pemerintah Kota Pariaman serta tokoh-tokoh adat yang dikenal dengan tali tigo sapilin juga ikut membangun kota ini," kata Genius. Sabtu (22/1/2022).
"Dengan kebersamaan, kekompakan dan ikut berpatisipasi membangun kota baik itu dari segi fisik dan SDM-nya, dengan demikian Kota Pariaman akan lebih cepat majunya," terang dia.
Wali Kota Pariaman ini juga berharap agar MUI juga turut serta menyukseskan program-program pemerintah.
"Ketika banyak program pemerintah yang disampaikan kalangan ulama melalui MUI, disampaikan kalangan adat melalui LKAAM, disampaiakan cendikiawan ke masyarakat sehingga menjadi jembatan antara masyarakat dengan pemerintah maka program pemerintah daerah akan cepat diwujudkan," tambahnya.
Lebih lanjut kata dia, kepengurusan MUI Kota Pariaman masa khidmat 2020-2025 sudah komplet, diisi oleh kolaborasi anak muda dan tetua yang sudah berpengalaman.
"Dengan kepengurusan yang komplet baik dari kalangan muda yang memiliki pendidikan dan senior yang bijaksana, dengan kombinasi seperti ini tentunya MUI Kota Pariaman akan lebih dinamis dan mengikuti perkembangan zaman serta menjadi benteng islam di Kota Pariaman," pungkas Genius.
Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Pariaman melalui Walikota Pariaman juga memberikan kunci mobil operasional untuk Ketua MUI Kota Pariaman terpilih.
"Tugas ulama adalah menyeru umat agar tetap berada di jalan Allah. Kita sebagai ulama akan menyampaikan dakwah agar masyarakat dapat tersentuh ajaran-ajaran agama yang benar," ujar Ketua MUI Kota Pariaman terpilih, Sofyan Jamal.
Sofyan Jamal melanjutkan, bahwa MUI secara lembaga tidak sama dengan ulama secara individu.
"MUI Secara lembaga adalah membina ulama agar kita bisa membangun umat dari segi spritual. Oleh karena itu tidak bisa berjalan sendiri, maka perlu sinergitas dengan pihak lain sehingga dakwah yang kita sampaikan punya kekuatan," ujar dia.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Pengukuhan-MUI-Kota-Pariaman-masa-khidmat-2020-2025-Sabtu-2212022.jpg)