Berita Populer Sumbar

Berita Populer Sumbar: Corona Sumbar, Kebakaran di Payakumbuh, Nelayan Hilang di Pasaman Barat

Mengenai corona di Sumbar ada penambahan dua kasus positif Covid-19. Lalu ada kebakaran rumah semi permanen di Payakumbuh dan  nelayan yang hilang

Tayang:
Editor: Mona Triana
(Shutterstock/Petovarga)
Ilustrasi 

Peristiwa kebakaran ini terjadi pada Kamis (20/1/2022) sekitar pukul 14.15 WIB.

Baca juga: Kebakaran di Nagari Bawan Agam, Rumah Kayu Ludes Dilalap Api Kurang dari Satu Jam

Baca juga: PLN Sebut Butuh 25 Hari untuk Perbaikan PLTU Teluk Sirih Padang yang Kebakaran

Kasat Pol PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dony Prayuda, saat dihubungi TribunPadang.com membenarkan kejadian ini.

Baca juga: Kebakaran PLTU Teluk Sirih, Humas PLN UIW Sumbar: Kami Sedang Koordinasi dengan Unit Terkait

Baca juga: Polisi Amankan Kamera CCTV dalam Insiden Kebakaran PLTU Teluk Sirih Akibatkan Satu Pekerja Tewas

Kata dia, kejadian ini terjadi tepatnya di Koto Tangah Rt 01/Rw 03, Kelurahan Sungai Durian, Kecamatan Lamposi Tigo Nagori, Kota Payakumbuh.

"Objek yang terbakar itu adalah berupa rumah semi permanen di Kelurahan Sungai Durian," kata Doni Prayuda.

Dijelaskannya, peristiwa kebakaran ini terjadi sekitar pukul 14.15 WIB.

Baca juga: Korban Tewas Dalam Insiden Kebakaran PLTU Teluk Sirih Merupakan Petugas Pemadam Kebakaran

Baca juga: Korban Tewas Dalam Insiden Kebakaran PLTU Teluk Sirih Merupakan Petugas Pemadam Kebakaran

"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini," katanya.

 
Namun, untuk bangunan yang terbakar ludes terbakar oleh api.

"Untuk kerugian material akibat kejadian ini diperkirakan Rp 300 juta rupiah," ujarnya.

Rumah yang ludes terbakar ini merupakan ini milik warga bernama Yusnidar umur 70 tahun.

Awalnya petugas Damkar mendapatkan informasi adanya kebakaran di Kelurahan Sungai Durian.

Baca juga: Kebakaran di PLTU Teluk Sirih Bungus Teluk Kabung Padang

Baca juga: Damkar: Selama 2021 Ada 45 Kebakaran di Pesisir Selatan, Desember Sudah Ada 3 Kejadian  

Selanjutnya langsung mengirimkan armada dan petugas pemadam kebakaran menuju lokasi kejadian.

"Dimana kejadian ini diketahui dari saksi yang bernama Irwan melihat api telah membesar di bagian dapur rumah korban," katanya.

Selanjutnya saksi memberitahukan kepada warga sekitar bahwasanya telah terjadi kebakaran di rumah korban.

"Warga yang datang sempat melakukan proses pemadaman dengan peralatan yang seadanya," katanya.

Namun, dikarenakan api sudah membesar dan tidak dapat bisa dipadamkan lagi.

Baca juga: Kebakaran Pabrik Perabot di Pesisir Selatan, Kerugian Ditaksir Capai Rp 1,2 Miliar

Baca juga: Kronologi Kebakaran di Padang Selatan, Pemilik Rumah Berada di Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan

"Kita menurunkan sebanyak tiga unit armada dari Kota Payakumbuh dan satu unit dari Kabupaten 50 Kota," ujarnya.

Sumber: Tribun Padang
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved