Banjir Melanda 2 Kecamatan di Kabupaten Dharmasraya Sumbar, BPBD: Air Sudah Mulai Surut

"Telah dilakukan evakuasi warga terdampak dan barang berharga warga serta pendataan dampak bencana banjir," jelas Eldison.

Tayang:
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
BPBD Dharmasraya
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) sejak Minggu (12/12/2031) sore membuat dua kecamatan di kawasan tersebut tergenang banjir. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) sejak Minggu (12/12/2031) sore membuat dua kecamatan di kawasan tersebut tergenang banjir. 

Ketinggian air bahkan mencapai 2 meter.

Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya, Eldison mengatakan dua kecamatan yang terdampak ialah Kecamatan Tiumang dan Kecamatan Koto Besar.

Baca juga: Banjir Rob Rendam Pemukiman Masyarakat di Kecamatan Padang Barat

Baca juga: Banjir dan Longsor di Pasbar, Semen Padang Kirim Sembako dan Relawan TRC

"Di Kecamatan Tiumang, Nagari Tiumang, ada dua jorong yang terdampak yakni Jorong Bukit Harapan 130 KK dan Jorong Harapan Jaya 75 KK," kata Eldison, Selasa (14/12/2021) pagi.

Sementara di Kecamatan Koto Besar, nagari yang terdampak ialah Abai Siat.

Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) sejak Minggu (12/12/2031) sore
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat (Sumbar) sejak Minggu (12/12/2031) sore membuat dua kecamatan di kawasan tersebut tergenang banjir.

Ada 13 jorong yang terkena dampak banjir yaitu Jorong Abai Siat 28 KK, Jorong Baringin 24 KK, Jorong Ranah Pasar 12 KK, dan Jorong Ranah Baru 58 KK.

Kemudian Jorong Bukit Aman 11 KK, Jorong Payo Malintang 4 KK, Jorong Sakato 4 KK, Jorong Rumah Nan Ampek 31 KK dan Jorong Ulak Banjir 150 KK.

Sedangkan Nagari Bonjol, banjir melanda Jorong Pasir Mayang dengan 127 KK terdampak dan Jorong Koto Tuo 60 KK.

"Ada dua nagari yang terparah, air tergenang sampai 2 meter," terang Eldison.

Ia mengungkapkan penyebab dua kecamatan di Dharmasraya dilanda banjir yakni hujan deras sejak Minggu (12/12/2021) sore hingga Senin (13/12/2021) pagi.

Sehingga air di Sungai Batang Hari meluap, air sungai naik mulai pukul 06.30 WIB pagi. 

"Telah dilakukan evakuasi warga terdampak dan barang berharga warga serta pendataan dampak bencana banjir," jelas Eldison.

Ia menyebut, saat ini banjir sudah surut, tinggal pembersihan, sebagaian warga juga telah kembali ke rumah. 

BPBD TNI Polri masyarakat bersinergi. 

"Bantuan berupa sembako sudah kami turunkan. Kami mengimbau warga waspada dengan perubahan cuaca sekarang ini," imbuh Eldison. (*)

 

 

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved