Pencarian Warga Hanyut di Pasaman Sempat Terhambat Akibat Kemunculan Buaya dan Hujan Deras
Selain itu, ada buaya yang muncul dan menghambat proses pencarian. Pokoknya ketemu buaya, karena dia memang dia ada di situ,
Penulis: Rezi Azwar | Editor: afrizal
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar
TRIBUNPADANG.COM, PADANG- Tim SAR gabungan kembali melakukan pencarian terhadap warga yang dilaporkan hanyut di Kabupaten Pasaman, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (13/12/2021).
Korban diketahui bernama Syaiful (21) yang dilaporkan hanyut di aliran sungai pada Jumat (10/12/2021).
Sampai saat ini korban belum berhasil ditemukan oleh petugas yang melakukan pencarian.
Baca juga: Warga yang Hanyut Terbawa Arus Sungai di Pasaman Belum Ditemukan, Tim SAR Perluas Lokasi Pencarian
Baca juga: Tim SAR Masih Mencari Warga yang Dilaporkan Hanyut Terbawa Arus Sungai di Nagari Binjai Pasaman
Syaiful (21) dilaporkan hanyut pada aliran sungai Batang Masang Jembatan II (perbatasan Agam - Pasaman), Padang Sawah, Nagari Binjai, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Sumbar.
Pencarian warga ini melibatkan Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman, BPBD Pasaman, BPBD Agam, Polsek Tigo Nagari, Sat Brimobda Padang Panjang, PMI Agam, PMI Pasaman, Satpol PP Pasaman, dan masyarakat setempat.
"Ini sudah memasuki pencarian hari ke-4 warga bernama Syaiful (21) dilaporkan hanyut kepada kita," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Padang, Asnedi.
Ia mengatakan, belum ada tanda-tanda keberadaan korban.
Namun, ia tetap berharap korban dapat segera ditemukan.
Baca juga: Update Tabrakan Beruntun di Jalan AR Hakim Padang, Polisi Sebut Ada 5 Kendaraan Terlibat
Semua pihak yang terlibat melakukan pencarian telah kembali turun ke lapangan sejak pukul 07.00 WIB untuk berusaha mencari korban.
"Tim rescue Pos SAR Pasaman beserta Tim SAR Gabungan melakukan pola pencarian paralel sweep, pencarian sekitar lokasi kejadian pertama, dan menyisiri kiri dan kanan sungai," kata dia.
Pihaknya bersama-sama terus memperluas area pencarian dari 15 kilometer menjadi 20 kilometer daripada hari sebelumnya menuju hilir.
Korban, kata dia, hanyut saat menyeberangi sungai setelah mandi bersama dengan temannya di aliran sungai.
Sebelumnya, tim SAR gabungan sempat mengalami kendala karena bertemu dengan buaya dan hujan yang turun dengan intensitas cukup tinggi, pada Sabtu (11/12/2021).
"Terkait dengan itu, ada beberapa kendala yang kita hadapi dalam operasi SAR hari ke-2 ini," katanya.
Dijelaskannya, proses pencarian terganggu akibat cuaca hujan deras.
"Selain itu, ada buaya yang muncul dan menghambat proses pencarian. Pokoknya ketemu buaya, karena dia memang dia ada di situ," katanya.
Ia mengatakan, kawasan sungai Batang Masang diduga merupakan lokasi habitat buaya.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/Kabupaten-Pasaman-Sumbar-Senin-13122021.jpg)