Manfaat Daun Ketapang
Mengolah Daun Ketapang, yang Sudah Difermentasi: Bisa Memberikan Ekstrak Lebih Pekat
JENIS ekstrak daun ketapang yang sudah difermentasi ternyata jauh lebih praktis dan hemat.
Penulis: Emil Mahmud | Editor: Emil Mahmud
JENIS ekstrak daun ketapang yang sudah difermentasi ternyata jauh lebih praktis dan hemat.
Karenanya, olahan Daun Ketapang yang efektif yakni sesudah difermentasi, sehingga dapat diambil manfaatnya.
Sekaitan dengan itu, kiranya perlu dioptimalkan agar menjadi warna yang lebih pekat.
Mengolah Daun Ketapang yang sudah difermentasi bisa memberikan ekstrak yang lebih pekat.
Baca juga: Daun Ketapang Berkhasiat Obati Gangguan Pencernaan, dan Hilangkan Sariawan
Baca juga: Daun Ketapang Berkhasiat untuk Kurangi Risiko Stroke, dan Mempertajam Daya Ingat
Memang dibutuhkan proses yang memakan waktu lebih panjang untuk proses fermentasi ini.
Namun, dalam pengolahan cenderung lebih mudah.
Ekstrak daun ketapang yang sudah difermentasi biasanya memiliki warna yang lebih pekat.
Alhasil, penggunaannya pun tidak perlu banyak untuk tiap ekor ikan cupang.
Mengutip tayangan akun youtube GanjarSantosa, Daun Ketapang yang difermentasi memiliki ekstrak yang lebih banyak.
Proses fermentasi pun sangat mudah dilakukan.
Daun ketapang kering yang sudah dikumpulkan, harus dicuci bersih terlebih dulu.
Proses pencucian bisa dilakukan berulang kali untuk menghilangkan debu atau kotoran yang menempel.
Setelah bersih, campurkan daun dengan garam.
Setelah itu bungkus dalam kantong plastik dan biarkan sekitar satu pekan.
Selepas satu pekan, jemur daun ketapang hingga kering.
Baca juga: BMKG Peringatan Dini Gelombang Tinggi: Kamis, 25 November 2021, Ada Perairan Capai hingga 4 Meter
Daun ketapang hasil fermentasi yang sudah dijemur ini, siap diolah menjadi ekstrak daun ketapang.
Caranya:
1. Pastikan daun ketapang hasil fermentasi yang digunakan sudah betul-betul kering.
2. Pisahkan tulang daun ketapang dengan bagian daun.
Pemisahan ini akan membuat daun ketapang menjadi dua bagian.
Buang bagian tulang daun dan gunakan bagian daun.
3. Setelah semua terpisah, rebus daun ketapang. Pastikan daun yang akan direbus terendam air.
4. Proses perebusan membutuhkan waktu sekitar 20-30 menit.
5. Setelah mendidih, warna air akan berubah dan menjadi lebih pekat.
6. Diamkan dulu air hasil rebusan menjadi dingin.
7. Setelah dingin, peras daun ketapang hingga ekstrak Daun Ketapang keluar. Air yang dihasilkan juga menjadi lebih pekat.
8. Ekstrak daun ketapang yang sudah dingin bisa disimpan ke dalam botol agar bisa digunakan secara rutin.
9. Jangan lupa saat dipindahkan ke dalam botol, saring ekstrak daun ketapang agar terpisah dari ampas.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/taman-ketapang.jpg)