Advertorial

Cara Mengenali, dan Menggunakan Antioksidan, selama Melawan Corona

Selama ini, apabila terinfeksi Virus Covid-19, maka seharusnya agar menjaga kesehatan dengan lebih teliti dan seksama.

Tayang:
Editor: Emil Mahmud
ISTIMEWA/DOK.HUMAS PT SEMEN PADANG
Dokter Spesialis Gizi Klinik Semen Padang Hospital, dr Dewi Susanti Febri, M.Biomed, SpGK 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Selama ini, apabila terinfeksi Virus Covid-19, maka seharusnya agar menjaga kesehatan dengan lebih teliti dan seksama.

Satu hal yang bisa dilakukan yakni dengan mengenali dan menggunakan antioksidan selama kita terinfeksi Virus Corona.

Lalu bagaimana tips dan trik yang bisa kita lakukan agar bisa berhasil melawan virus ini saat kita terinfeksi.

Dokter Spesialis Gizi Klinik Semen Padang Hospital, dr Dewi Susanti Febri, M.Biomed, SpGK
Dokter Spesialis Gizi Klinik Semen Padang Hospital, dr Dewi Susanti Febri, M.Biomed, SpGK (ISTIMEWA/DOK.HUMAS PT SEMEN PADANG)

Baca juga: PT Semen Padang Bantu Petani Dharmasraya 1.000 Bibit Pohon Kelapa Dalam

Dokter Spesialis Gizi Klinik Semen Padang Hospital, dr Dewi Susanti Febri, M.Biomed, SpGK menjelaskan sebelum menggunakan antioksidan selama melawan Corona, sebaiknya tahu dulu apa itu antioksidan dan penggunaannya.

"Antioksidan merupakan zat yang mampu menetralisir kerja radikal bebas. Radikal bebas sendiri merupakan molekul atau atom yang merupakan bagian terkecil yang tidak berpasangan atau molekul yang berdiri sendiri."

"Sehingga merusak karena ingin berpasangan. Sementara itu, antioksidan memberikan zat sehingga tak merusak sel," katanya saat dihubungi Kamis, 18 Novmber 2021.

Ia mengatakan, hubungannya dengan Covid-19 yang disebabkan oleh virus, yakni bersifat sebagai daya tahan tubuh bagi penderitanya, kecuali bagi mereka yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

"Peran antioksidan akan menstabilkan radikal bebas sehingga tidak merusak sel," jelasnya.

"Antioksidan dari vitamin A dan C serta mineral seperti selenium dan zinc dari beberapa literatur menyebutkan bahwa bersumber dari sayuran dan buah bewarna."

"Sehingga kita diharapkan bisa mengkonsumsi sayuran dan buah bewarna, tidak hanya fokus pada satu jenis berwarna buah dan sayuran saja, namun tetap variatif," jelasnya.

Antioksidan yang bersifat alamiah yang mudah didapatkan di masa pandemi ini salah satunya yang sedang heboh, yaitu jahe.

"Namun jika melihat lebih luas, sebenarnya semua sayur punya sumber antioksidan. Ada tingkatan kadar antioksidan dari masing-masingnya, seperti ubi ungu dan sumber bahan makanan lainnya yang kaya vitamin C."

"Itu merupakan merupakan jenis antioksidan alami yang paling murah didapatkan dan dikonsumsi," terangnya.

Selain itu, delima juga memiliki antioksidan yang tinggi. Sedangkan untuk sayuran, bayam juga memiliki antioksidan yang bagus untuk tubuh.

"Karena semakin pekat warna antioksidan maka semakin baik dikonsumsi bagi tubuh. Yang paling penting adalah variasi dari buah dan sayuran yang dikonsumsi itu sendiri," jelasnya.

Baca juga: PT Semen Padang Gelar Webinar Kewirausahaan dan Kompetisi Business Plan Berhadiah Total Rp 53 Juta

Ilustrasi:  Buah-buahan
Ilustrasi: Buah-buahan (ISTIMEWA)

Baca juga: Tingkatkan Ekonomi Masyarakat, PT Semen Padang-PNM Gelar Pelatihan Menjahit dan Memasak

Jika sudah mengkonsumsi buah dan sayuran yang mengandung antioksidan yang tinggi, dr Dewi juga mengimbau agar mengurangi konsumsi makanan yang mengandung karbo.

Selanjutnya, menghindari gangguan penggunaan minyak goreng berulang agar antioksidan berfungsi dengan baik bagi tubuh.

"Kalau bisa mengendalikan stres serta konsumsi makanan yang bisa meningkatkan imun tubuh, maka bagi yang terinfeksi Covid-19 juga cepat pulih," jelasnya.

Ia juga mengimbau bagi semua pihak tetap menjalankan protokol kesehatan secara baik, serta konsumsi makanan seimbang.

Utamanya, menghindari gorengan, hindari makanan yang dipanaskan berkali-kali, serta menggunakan minyak goreng secara berulang.

"Selain itu, kurangi konsumsi makanan yang mengandung pengawet karena saat ia diproses oleh tubuh, maka akan menekan antioksidan pada tubuh. Tapi perbanyaklah konsumsi makanan alami, makanan bervariasi, berimbang dan konsumsi air putih minimal 8 gelas," imbaunya.(*/adv)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved