Breaking News:

Nasabah Inspiratif BTPN Syariah di Padang, Buka Usaha Jahit Sprei dengan Omzet Puluhan Juta Rupiah

BTPN Syariah terus membantu banyak nasabah yang merupakan ibu-ibu dalam menyokong perekonomian keluarga di tengah pandemi Covid-19

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.Com /RIZKA DESRI YUSFITA
Pihak BTPN Syariah terlihat serius mengembangkan teknologi guna memenuhi kebutuhan Nasabah Prasejahtera di Kota Padang, di antaraya mengunjungi satu tempat pembuatan bedcover sekaligus sprei baru-baru ini. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - BTPN Syariah terus membantu banyak nasabah yang merupakan ibu-ibu dalam menyokong perekonomian keluarga di tengah pandemi Covid-19.

BTPN Syariah membawa misi untuk membantu keluarga prasejahtera menjauhi garis kemiskinan dan memperbaiki taraf hidup sehingga berhasil 'naik kelas'.

Hal ini dilakukan oleh pihak BTPN Syariah melalui bantuan pembiayaan, pendampingan, dan pemberdayaan bagi para nasabah prasejahtera yang juga memberikan dampak sosial.

Salah satu nasabah wanita tersebut ialah Ref Irmawati, warga RT02/RW05 Koto Baru, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Kota Padang.

BTPN Syariah melihat ketekunan dan kegigihan Ref menjadikan usahanya naik kelas, sehingga patut menjadi nasabah inspiratif.

Baca juga: BTPN Syariah Serius Kembangkan Teknologi Guna Penuhi Kebutuhan Nasabah Prasejahtera di Padang

Pihak BTPN Syariah terlihat serius mengembangkan teknologi guna memenuhi kebutuhan Nasabah Prasejahtera di Kota Padang, di antaraya mengunjungi satu tempat pembuatan bedcover sekaligus sprei baru-baru ini.
Pihak BTPN Syariah terlihat serius mengembangkan teknologi guna memenuhi kebutuhan Nasabah Prasejahtera di Kota Padang, di antaraya mengunjungi satu tempat pembuatan bedcover sekaligus sprei baru-baru ini. (TRIBUNPADANG.Com /RIZKA DESRI YUSFITA)

Baca juga: Dana Pihak Ketiga BTPN Syariah Padang Capai Rp 106 Miliar, Fokus Bantu Nasabah Inklusi

Perempuan lulusan SMP itu sukses merintis usaha pembuatan bed cover atau seprei dengan omzet puluhan juta rupiah.

Ref bercerita awalnya ia belajar membuat bed cover dengan temannya yang tinggal di Blok B, Gadut, Kecamatan Pauh.

Dua hari belajar menjahit bed cover, ia langsung menerima tawaran. Karena belum punya mesin jahit ia memilih membeli secara kredit seharga Rp 6 juta.

"Pernah juga numpang jahit, tapi tidak mungkin numpang terus, maka saya beli mesin jahit 1 unit secara kredit," tutur Ref saat dikunjungi BTPN Syariah, Kamis (11/11/2021).

Ref menyebut BTPN Syariah hadir pada 2016. Dari situ, terbersit olehnya ingin berkontribusi lebih bagi keluarga.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved