Breaking News:

Banjir Rob di Padang

Warga Berok Nipah Kota Padang Harus Begadang Bersihkan Rumah Mereka, Banjir Rob Rendam Pemukiman

Banjir rob atau air pasang merendam kawasan Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Banjir Rob saat merendam pemukiman waega di Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumbar, Senin (8/11/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Banjir rob atau air pasang merendam kawasan Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Banjir ini merendam RT 03 dan RT 04/RWw 01, Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumbar.

Air merendam dengan ketinggan berbeda, tergantung ketinggian dari permukaan tanah setiap rumah warga.

Semua jalan gang yang ada di kedua RT itu sudah direndam air pasang yang berasal dari meluapnya aliran sungai batang arau yang berdekatan dengan Muaro Padang.

Ujang Lena (61) warga Rt 04, mengatakan pasang naik ini diperkirakan sudah terjadi selama 5 hari berturut-turut merendam pemukiman masyarakat.

"Paling tinggi itu airnya pada Sabtu dan Minggu 6-7 November 2021 kemarin ini. Itu di dalam rumah saja sudah tinggi," kata Ujang Lena, Selasa (9/11/2021).

Kata dia, paling tinggi saat puncaknya mencapai 60 cm di dalam rumah sehingga semua barang-barang harus ditinggikan.

"Sedangkan, di luar rumah sekitar 75-90 cm. Kami membersihkan rumah setelah airnya surut kembali," katanya.

Ujang Lena mengatakan ketika air sudah surut keluarganya melakukan bersih-bersih rumah membuang air yang masuk sampai pukul 00.00 dini hari malam.

"Ini yang paling parah dari tahun sebelumnya, biasanya selama satu minggu penuh. Namun, untuk saat ini belum diketahui sampai kapan," katanya.

Baca juga: Banjir Rob Landa Sungai Pisang Teluk Kabung Selatan Kota Padang, Warga Timba Air yang Masuk ke Rumah

Banjir Rob saat merendam pemukiman waega di Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumbar, Senin (8/11/2021).
Banjir Rob saat merendam pemukiman waega di Kelurahan Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Provinsi Sumbar, Senin (8/11/2021). (TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR)

Baca juga: 2 Pemuda di Padang Terluka Akibat Digigit Ular Piton yang Muncul saat Banjir Rob Rendam Permukiman

Ketua RT 03, Rin Arya Rinda, mengatakan kejadian ini juga sudah berlangsung selama 5 hari. "Sudah 5 hari, ketinggian paling tinggi ada 1 meter," kata Rin Arya Rinda.

Rin Arya mengatakan, untuk Rt 03 saja ada sebanyak 95 Kk yang terdampak akibat pasang naik ini.

"Biasanya air pasang ini merupakan peristiwa tahunan, tapi kali ini lebih agak sering. Misalnya satu minggu naik, dan minggu selanjutnya naik lagi," kata Rin Arya Rinda.

Kata dia, air ini naik dari kali mati sungai Batang Arau sehingga airnya meluap. "Biasanya sekali dalam waktu 1 tahun, tapi untuk sekarang lebih sering," ujar Rin Arya Rinda.

Rin Arya Rinda, mengatakan kejadian kali ini adalah yang terparah dan berharap aliran sungai dikerok karena diduga sudah mengalami pendangkalan.(TribunPadang.com/Rezi Azwar)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved