PT Semen Padang Gelar Coaching Clinic untuk Calon Entreprenuer Muda Sumbar

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan, coaching clinic ini merupakan lanjutan dari webinar kewirausahaan

Editor: afrizal
SemenPadang
Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengisi Coaching Clinic Young Entrepreneur Business Plan Competition, Sabtu (30/10/2021). Acara ini menghadirkan tiga coach, yaitu Pakar Brand Activator Satria Haris, Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati dan Staf Pengelola Medsos PT Semen Padang Mikel Muhammad. 

Kalau tidak kreatif dan tidak punya ide menarik, sebaiknya jangan berbisnis, karena binis itu tidak ada yang enak, semua binis itu ada perjuangan, ada pengorbanan, ada rugi dan pasti juga ada untuk. "Semuanya itu balance," ungkap Founder SHJD Creative yang juga dosen FISIP Universitas Andalas (Unand) itu.

Kepada semua peserta coaching clinic, Satria Haris pun menyebut tips bagaimana membuat business plan yang baik, agar klien tertarik dengan business plan yang dibuat. Pertama, harus ada pendahuluan yang berisikan latar belakang usaha dan peluangnya, serta visi misi dan tujuan dari usaha yang akan direncanakan.

Kedua, deskripsikan usaha yang akan dimulai. Ketiga, buat pengembangan pemasarannya seperti target konsumennya siapa, wilayah pemasarannya di mana, situasi persaingan, jumlah dan harga pokok dan bagaimana strategi pemasarannya. Selanjutnya, buat juga pengembangan produksi dan juga pengembangan manajemen.

Kemudian yang paling penting juga dalam business plan itu, soal aspek keuangan seperti kebutuhan investasi dan modal kerjanya berapa, prediksi arus kas, rencana atau prediksi laba rugi dan analisa balik modal.

"Bagi yang sudah punya usaha, juga dituliskan laporan arus kas, laba rugi, dan neraca tahun berjalan," ujarnya.

Pemateri lainnya, Mikel Muhammad menyampaikan tema "Marketing On Social Media How To Stand Out In A Crowd". Staf Humas PT Semen Padang itu menyebut bahwa di Indonesia saat ini ada 170 juta orang menggunakan medsos.

Dan tentunya, di era digitalisasi sekarang ini, strategi pemasaran melalui medsos menjadi pilihan bagi pengusaha untuk promosi maupun menjual produk usahanya.

"Kalau dulu kita promosi produk door to door ke rumah-rumah, sekarang dengan medsos yang diakses melalui gadget, kita sudah bisa berinterasi dengan customer, dan ini sudah sangat banyak sekali contohnya. Namun begitu, pemasaran melalui medsos harus interaktif dan real time," kata Mikel.

Untuk mempromosikan produk atau brand melalui medsos, lanjut Mikel, yang harus diperhatikan itu adalah gambar yang diposting menarik perhatian, gambar juga tajam, jelas dan tidak blur. Kemudian juga ada caption yang simple dan melibatkan follower.

Namun, jika promosinya ke medsos melalui video, hal yang perlu diperhatikan itu adalah karakter orang yang ada di video, seperti lucu, menyenangkan, supel, ramah, inspiratif, cerdas, profesional dan berwibawa. Kemudian bahasanya juga harus sederhana, santai dan formal.

"Begitu juga dengan gaya bicaranya. Kita harus sopan menyampaikan promosi produk, harus rendah hati dan elegan. Kalau bisa, promosinya melalui ambassador. Tapi, ambassador yang kita pakai, harus orang terkenal," ujarnya.(rls)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved