Breaking News:

Hari Sumpah Pemuda 2021: Wagub Sumbar Audy Ajak Pemuda Belajar dari Tokoh Nasional Asal Ranah Minang

Pemuda Sumatera Barat (Sumbar) harus bisa mengambil kesempatan di tengah kencangnya arus digitalisasi agar bisa tumbuh menjadi tokoh yang berpengaruh

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Mona Triana
Ist/Biro Adpim Setdaprov Sumbar
Wagub membuka acara Webinar Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (IKAFE) DPC Padang Present Magister Government Talk "Pemuda dan Sumatera Barat" di Auditorium Gubernur, Rabu (27/10/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemuda Sumatera Barat (Sumbar) harus bisa mengambil kesempatan di tengah kencangnya arus digitalisasi agar bisa tumbuh menjadi tokoh yang berpengaruh di berbagai bidang di tingkat daerah, nasional maupun internasional.

"Belajarlah dari tokoh-tokoh nasional asal Ranah Minang seperti Bung Hatta, Sutan Syahrir, hingga Tan Malaka yang mampu menjadi "agen of change", agen perubahan sehingga diabadikan dalam tinta emas sejarah," kata Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy.

Baca juga: Twibbon Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2021, Klik! Link dan Ketahui Cara Praktis Membuatnya

Baca juga: 2 Mahasiswa Unand Kenakan Pakaian Adat Minang, Hadiri Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-93 di Jakarta

Hal itu ia sampaikan saat membuka acara Webinar Ikatan Alumni Fakultas Ekonomi (IKAFE) DPC Padang Present Magister Government Talk "Pemuda dan Sumatera Barat" di Auditorium Gubernur, Rabu (27/10/2021).

Menurutnya pemudalah yang paling mampu beradaptasi dengan perubahan karena itu pemuda pula lah yang memiliki kesempatan yang paling besar untuk mengambil keuntungan dari situasi itu.

Baca juga: JAWABAN: Bagaimana Pengaruh Peristiwa Sumpah Pemuda Terhadap Kehidupan Masyarakat Saat ini?

Baca juga: Twibbon Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober, Simak Sejarah Lahirnya Ikrar Pemuda Pemudi Indonesia 

"Sekarang para taipan (konglomerat) di Indonesia memang masih kaum tua, namun dengan perubahan-perubahan besar yang terjadi akibat pandemi mereka yang tidak bisa beradaptasi akan tergerus dan bukan tidak mungkin posisinya digantikan oleh generasi muda," ujar Audy.

Indikasi kebangkitan pemuda itu telah mulai terlihat di berbagai sektor. 

Start up atau usaha rintisan yang tumbuh subur sekarang di dominasi oleh kaum muda. 

Baca juga: Apa Isi Ikrar Sumpah Pemuda?

Bahkan di jalur politik, kaum muda juga mulai menunjukkan "taringnya".

Di Sumbar saat ini dari 19 kabupaten dan kota ada sembilan orang kepala daerah/ wakil kepala daerah yang merupakan generasi muda di bawah usia 40. 

"Ini adalah bukti bahwa di Sumbar, generasi muda juga mulai mengambil peran yang lebih besar," ucap Audy.

Baca juga: Semen Padang Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-92, Ajak Generasi Muda Berkontribusi Kepada Negara

Baca juga: Indra Bekti Serukan Generasi Muda untuk Bersatu, Momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Namun untuk bisa mengambil kesempatan itu, generasi harus memiliki modal yang cukup baik modal ilmu dan pengetahuan (hard skill) juga modal soft skill karena menurut penelitian, kemampuan soft skill ternyata lebih berperan dari pada hard skill.

Selain itu, generasi muda juga harus dibekali kekuatan moral serta menjaga sikap kritis dengan melakukan kontrol sosial. 

"Demonstrasi adalah bentuk kontrol sosial terhadap perubahan yang sedang terjadi dalam berbagai bidang. Karena itu sesungguhnya tidak boleh dikekang," ujar Audy.

Baca juga: Indra Bekti Serukan Generasi Muda untuk Bersatu, Momentum Peringatan Hari Sumpah Pemuda

Hanya saja, Audy menilai saat ini cukup banyak pula generasi muda yang memiliki kecendrungan negatif seperti menyukai semua yang bersifat instan, mudah, cepat. 

Padahal, semua hal butuh proses. Jika hal itu tidak dibenahi maka akan sulit untuk bersaing.

Baca juga: Hari Sumpah Pemuda, Angela Tanoesoedibjo: Masa Depan Indonesia ada di Genggaman Generasi Muda

Selain itu karena akses informasi yang sangat mudah membuat pemuda gampang untuk berubah arah atau kurang memiliki komitmen sehingga sulit untuk berkembang dan sukses.

Pada masa pandemi Covid-19, Wagub meminta pemuda juga berperan untuk menggerakkan masyarakat guna mengikuti vaksinasi dan menangkal hoaks di tengah masyarakat terutama terkait vaksin. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved