Penyandang Tunanetra di Kota Padang Terima Wakaf, Qur'an Braille dari ACT Sumbar
Aksi Cepat Tanggap Sumbar bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Padang menyerahkan Wakaf Qur'an Braille kepada penyanda tunanetra, Rabu (27/10/2021) d
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Aksi Cepat Tanggap Sumbar bekerja sama dengan Dinas Sosial Kota Padang menyerahkan Wakaf Qur'an Braille kepada penyanda tunanetra, Rabu (27/10/2021) di Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang.
Penyerahan wakaf ini dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Padang kepada lima orang perwakilan penyandang tuna netra dari panti Bina Netra Tuah Sakato Padang sebanyak 6 kardus.
Diketahui dari sekitar 4 juta jiwa penyandang tunanetra di Indonesia, hanya sekitar 30 ribu saja yang bisa mendapatkan akses pendidikan.
Selain itu, tak semua penyandang tunanetra mendapatkan pembelajaran Al-Quran Braille, disebabkan mahalnya Quran braille, satu paketnya seharga Rp 1,8 juta sampai Rp 2,5 juta.
Baca juga: Walikota Padang Hendri Septa Kukuhkan Pemuda Peduli Cagar Budaya Kota Padang
Baca juga: Ayo! Login www.prakerja.go.id, Kartu Prakerja Gelombang 22 Ditutup Rabu, 27 Oktober 2021
Hendri Septa mengatakan wakaf Al Quran, salah satu amal jariyah yang sangat baik dan para dermawannya ialah orang yang beruntung karena telah berinvestasi akhirat.
"Bapak-ibu sebagaimana yang sudah kita (pemko) lakukan sebelumnya melalui ACT adalah berwakaf sumur untuk saudara-saudara kita di Palestina, yang mana InsyaAllah aliran airnya terus menjadi pahala jariyah bagi kita semua sebagaimana Usman Bin Affan, begitu pula berwakaf al quran,"
"InsyaAllah dengan kita membantu saudara-saudara kita ini dengan wakaf quran braille, maka kita termasuk orang yang beruntung, yang sudah menyiapkan investasi akhirat," ungkap Hendri Septa.
Seorang peserta perwakilan penyandang tunanetra Ali Amri (38) mengaku tidak menyangka bahwa hari ini bisa bertemu dengan Walikota Padang dan menerima Wakaf Quran Braille dari ACT Sumbar.
"Perasaan saya hari ini, saya tidak menyangka bisa bertemu langsung dengan bapak Walikota Padang dan menerima Wakaf Quran Braille dari ACT Sumbar, ini suatu berkah tersendiri bagi saya hari ini dan saya sangat senang sekali" ungkap Ali Amri.
Amri Menuturkan harapan kepada teman-teman sesama tuna netra untuk terus semangat belajar membaca Alqur'an Braille meski ditengah keterbatasan.
"Harapan saya untuk teman-teman tunanetra yang lain, bisa lebih baik lagi dan semangat dalam memahami al quran dan lancar membacanya dan saya ucapkan terimakasih kepada para donatur atas kebaikannya" lanjut Ali Amri.
Baca juga: Operasi Pasar Murah ACT Padang, Paket Pangan Cukup Bayar Separuh Harga
Deputi Global Wakaf ACT Regional Sumbagteng Zeng Well mengungkapkan ACT Sumbar terus ikhtiar dan berkomitmen melahirkan program yang sesuai.
Yakni, imbuhnya program-program yang tepat sasaran dalam mewujudkan kesejahteraan dan keadilan bagi saudara sebangsa yang sedang kesusahan.
"Acara kita hari ini berkat amanah dari para dermawan, kerjasama antara Pemko Padang dan dukungan dari banyak pihak, terimakasih. Program Ini adalah wujud wakaf tunai yang belakangan sering kita gaungkan kepada publik," ungkapnya.
Lebih lanjut, galakkan wakaf tunai ini akan terus berlanjut hingga ke sekolah-sekolah agar anak bisa belajar sejak dini, seperti berwakaf sepuluh ribu sebulan.
"Karena potensinya sangat bagus kedepan kita perlu kelola bersama-sama, InsyaAllah Global Wakaf ACT siap berkolaborasi dengan Pemko Padang," tambahnya. (TribunPadang.com/Rima Kurniati)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/dinsos-wakaf.jpg)