Breaking News:

Menkes Sorot Rendahnya Vaksinasi Covid-19 di Sumbar, Pemda Klaim Telah Lakukan Upaya Percepatan

Kalau saya lihat di Sumbar, target yang divaksinasi ada 4,4 juta. Yang sudah divaksinasi dosis pertama 1,1 juta, dosis kedua sekitar 560 ribu,

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TribunPadang.com/WahyuBahar
Vaksinasi Covid-19 sasar pelajar MTsN Koto Tinggi Padang Pariaman, di SMK N 1 Enam Lingkung, Senin (11/10/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Capaian vaksinasi Covid-19 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) masih rendah. 

Hal tersebut masih menjadi sorotan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.

"Kalau saya lihat di Sumbar, target yang divaksinasi ada 4,4 juta. Yang sudah divaksinasi dosis pertama 1,1 juta, dosis kedua sekitar 560 ribu," kata Menkes  dilansir dari situs Kemenkes, Kamis (14/10/2021).

Ia meminta agar realisasi vaksinasi Corona di Sumbar ditingkatkan.

"Jadi saya minta tolong semua diajak untuk divaksinasi. Ini bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga orang lain," terangnya.

Baca juga: Vaksinasi di KRI Bontang 907 di Teluk Bayur Padang, Danlantamal II Padang: Ada 3 Jenis Vaksin

Baca juga: Dinkes Klaim Capaian Vaksinasi di Padang Dekati 45 Persen, Target 10.000 Warga Divaksin dalam Sehari

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Arry Yuswandi menyatakan Pemprov Sumbar terus melakukan upaya percepatan vaksinasi.

Arry mengatakan terdapat sejumlah Kendala karena masih ada masyarakat yang tidak mau divaksin.

Akan tetapi kalau melihat dari persentase saat ini, katanya, laju capaian vaksinasi di Sumbar sudah cukup cepat dan baik.

"Pemprov telah melakukan upaya percepatan. Kabupaten kota juga diminta proaktif. Berbagai pendekatan dicari supaya orang mau divaksin," ujar Arry.

Ia mengatakan pihaknya terus mengedukasi masyarakat pentingnya vaksin. Serta mencari kiat-kiat khusus supaya warga mau datang untuk melakukan vaksinasi. 

"Ada masukan untuk memberi sembako, kita mau ngasih sembako tapi tergantung pembiayaan juga."

"Kita bisa juga melakukan itu, tapi ada masyarakat butuhnya itu, tapi ada juga butuh yang lain, makanya disesuaikan," jelas Arry.

Selain itu, menurutnya pemberian sembako itu juga disesuaikan dengan kemampuan daerah masing-masing. 

Sementara itu, bantuan CSR dari sejumlah perusahaan sedang diupayakan. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved