Berawal dari Olahan Makanan, UMKM Binaan BUMN di Sumatera Barat Tembus Pasar Internasional
Pandemi Covid 19 mendorong digitalisasi bisnis menjadi jalan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnisnya.
Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Pandemi Covid 19 mendorong digitalisasi bisnis menjadi jalan bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk mengembangkan bisnisnya.
Pengertian UMKM adalah usaha produktif yang dimiliki perorangan maupun badan usaha yang telah memenuhi kriteria sebagai usaha mikro.
Manfaat digitalisasi bisnis ini juga dirasakan oleh salah satu UMKM binaan Rumah BUMN yang dikelola oleh PLN, Nurlan dengan bisnis olahan makanannya.
Nurlan mengaku usahanya berawal dari mengajak Ibu-Ibu di sekitar tempat tinggalnya untuk membuka usaha.
Kini, Nurlan sudah memiliki kurang lebih 20 anggota yang menjalankan usaha bersama.
Tak hanya membuahkan hasil positif dalam hal peningkatan penjualan, digitalisasi bisnis juga berhasil membuat UMKM asli Indonesia bisa bersaing di pasar internasional.
Baca juga: Cek Penerima BLT Subsidi Gaji Rp 1 Juta, Klik! kemnaker.go.id dan WhatsApp, Berikut Syarat Penerima
Baca juga: Melihat Aktivitas Maelo Pukek di Pantai Padang, Ikan yang Dapat Langsung di Jual ke Masyarakat
Sebelumnya, Nurlan memulai usahanya dengan membuat kolam ikan lele di lahan yang tidak terpakai yakni di sebelah rumahnya.
"Kemudian berkembang menjadi pengolahan buah pisang yang tumbuh di sekitar rumahnya," kata Nurlan.
Nurlan tidak berhenti di situ, dirinya rutin mengikuti perlombaan UMKM yang diadakan oleh Pemerintah Daerah setempat.
Sampai usaha Nurlan terpilih untuk memasarkan produknya hingga ke Malaysia dan beberapa wilayah di Afrika.
"Pengembangan usaha yang saya lakukan ini berkat dukungan dari BUMN ke usaha saya. Saya dapat pinjaman modal usaha dari PLN sehingga saya bisa membuat packaging produk saya lebih berkualitas” jelas Ibu Nurlan
Upaya Nurlan ini mendapatkan apresiasi dari Menteri BUMN Erick Thohir yang disampaikan Staf khusus Erick Thohir, Arya Sinulingga, saat dalam kunjungannya baru-baru ini.
Arya memberikan apresiasi kepada pelaku UMKM yang bisa membawa produknya ke pasar internasional.
"Pak Erick Thohir ingin produk UMKM binaan BUMN ini naik kelas, mulai dari peningkatan kualitas produk sampai pemasaran produk yang harus kita support," keterangan Arya, Minggu (10/10/2021).
Arya menambahkan bahwa Rumah BUMN harusnya menjadi rumah untuk semua UMKM baik dari pendampingan sampai ke proses produksi seperti pengepakan produk.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/arya-sinulingga.jpg)