Breaking News:

Gubernur Sumbar Dukung Pemerataan Akses BBM ke Pelosok Melalui Pertashop

Pertashop memberikan akses bagi masyarakat di pelosok daerah untuk mendapatkan akses terhadap BBM yang berkualitas dengan harga yang sama dengan SPBU.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
Biro Adpim Setdaprov Sumbar
Gubernur Sumbar saat menerima audiensi perwakilan PT. Pertamina di Istana Gubernur dengan didampingi Kepala Dinas ESDM Sumbar, Heri Martinus Senin (4/10/2021). 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi mendukung pemerataan akses bahan bakar minyak atau BBM bagi masyarakat di pelosok daerah melalui pertashop.

Menurutya, Pertashop memberikan akses bagi masyarakat di pelosok daerah untuk mendapatkan akses terhadap BBM yang berkualitas dengan harga yang sama dengan SPBU. 

"Ini tentu akan memudahkan bagi masyarakat," katanya saat menerima audiensi perwakilan PT. Pertamina di Istana Gubernur dengan didampingi Kepala Dinas ESDM Sumbar, Heri Martinus Senin (4/10/2021).

Ia mengatakan masyarakat yang berada di pelosok sulit mendapatkan BBM karena jarak dengan SPBU yang cukup jauh.

Baca juga: Dirut Semen Padang: Sistem Manajemen Anti Penyuapan Harus Jadi Budaya

Baca juga: Wagub Sumbar Audy Joinaldy Semangati para Atlet yang Bertarung di PON Papua 2021

Sementara membeli di penjual minyak eceran harganya lebih tinggi.

Karena itu Pertashop bisa menjadi salah satu solusi agar semua masyarakat baik di kota maupun di pelosok daerah bisa mendapatkan akses yang sama terhadap BBM.

Pertashop juga tidak menjadi saingan bagi SPBU karena hanya di izinkan untuk memiliki satu dispenser yang bisa dipilih antara pertamax atau dexlite.

Selain itu jarak antara SPBU dengan Pertashop minimal lima kilometer sementara antar pertashop minimal dua kilometer untuk menjaga tidak terjadi persaingan.

Selain menguntungkan masyarakat, Pertashop juga memberikan kesempatan bagi koperasi, pesantren maupun BUMD untuk memiliki usaha yang pada akhirnya akan menggerakkan perekonomian.

Sementara perwakilan Pertamina mengatakan saat ini sudah ada 185 titik Pertashop di Sumbar dari 300 titik yang ditargetkan pada tahun ini.

Baca juga: Pantau Prokes ke Sekolah di Padang, Pj Sekda Arfian: Mulai Besok, Siswa ke Sekolah Pakai Baju Bebas

Masing-masing Pertashop mendapatkan pasokan 3 ton Pertamax atau dexlite perminggu sesuai kebutuhan. Jika penjualan lebih banyak, pasokan itu bisa ditambah.

Pertashop juga bisa dimanfaatkan untuk menjangkau masyarakat nelayan di pinggir pantai sehingga tidak kekurangan pasokan saat melaut.

"Investasi untuk mendirikan satu Pertashop Rp250 juta di luar tanah," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved