Ratusan Peserta CPNS Pemprov Sumbar Gugur, BKD: Tanpa Berita Dianggap Mengundurkan Diri

"Hari pertama peserta yang terdaftar berjumlah 750 orang, 112 tidak hadir, dan 1 positif Covid-19," jelas Ahmad Zakri kepada TribunPadang.com, Rabu.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/RIZKA DESRI YUSFITA
Pelaksanaan ujian SKD CPNS Pemprov Sumbar 2021 di kampus UPI YPTK Padang, Rabu (22/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala BKD Provinsi Sumbar, Ahmad Zakri mengungkapkan, sejak hari pertama hingga kedua pelaksanaan CPNS Pemprov Sumbar, tidak sedikit peserta yang tidak hadir tanpa keterangan.

Praktis, mereka dianggap mengundurkan diri.

"Hari pertama peserta yang terdaftar berjumlah 750 orang, 112 tidak hadir, dan 1 positif Covid-19," jelas Ahmad Zakri kepada TribunPadang.com, Rabu (22/9/2021).

Baca juga: Siswa SMP-SMA di Padang Digenjot Ikut Vaksin Covid-19, Wako: Tak Mau, Belajar di Rumah Saja

Ia menuturkan, yang mengajukan izin tak hadir merupakan orang yang terkonfirmasi positif corona.

Saat ini peserta tersebut sedang menjalani isolasi dan BKD tengah melakukan penjadwalan ulang.

"Kalau yang tidak hadir itu, tidak ada alasan, ya tanpa keterangan, tanpa berita, dinggap mengundurkan diri. Kita hanya jadwalkan ulang untuk yang positif covid-19, sejauh ini ada 4 orang," tutur Ahmad Zakri.

Ahmad Zakri menambahkan, dalam pengumuman yang sudah disebarkan sudah lengkap dijelaskan terkait mekanisme mengikuti SKD.

Baca juga: BKN Sebut Kehadiran Peserta CPNS Sumbar 2021 Menurun, Diduga karena Terkena Covid-19

Seperti wajib membawa E-KTP asli, hadir tepat waktu, surat bebas Covid-19 baik rapid antigen maupun PCR, deklarasi sehat dan lainnya.

Kata dia, bagi peserta yang memiliki tes antigen ataupun PCR positif oleh pihak fasilitas kesehatan (faskes), maka diminta langsung menghubungi pihak panitia SKD, minimal satu hari sebelum pelaksanaan.

Ia menyebut, sebelum ujian pihaknya telah melakukan pemeriksaan ketat sehingga meminimalisir kecurangan.

"Kami mengimbau, integritas itu hal penting, walaupun nilainya bagus, integritas tidak bagus, tidak bisa lulus juga."

"Alhamdulillah hari ini pelaksanaan ujian berjalan lancar dan baik. Nanti sore kita evaluasi lagi," sebut Ahmad Zakri. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved