Breaking News:

Atlet Gantole Sumbar Sulit Prediksi Siapa Pesaing Terberat di PON Papua 2021

Terus melakukan persiapan jelang menghadapi PON Papua 2021, atlet gantole sumbar sulit prediksi daerah yang menjadi pesaing untuk mendulang medali ema

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Mona Triana
istimewa
NSR Yalatif melakukan latihan gantole 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rahmat Panji

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Terus melakukan persiapan jelang menghadapi PON Papua 2021, atlet gantole Sumbar sulit prediksi daerah yang menjadi pesaing untuk mendulang medali emas.

PON XX Papua 2021 hanya menyisikan kurang dari 1 bulan untuk para atlet berlaga pada 2-15 Oktober mendatang.

Hingga sampai saat ini setiap cabor terus melakukan persiapan agar bisa mengharumkan nama Sumbar di Papua nanti.

Baca juga: Sekelompok Pria Rampas Ponsel Cewek di Padang, Polisi Duga Pelaku Kelompok Remaja yang Kerap Tawuran

Baca juga: Persiapan PON XX Papua 2021, Atlet Gantole Sumbar Sulit Lakukan Latihan saat Cuaca Buruk

Baca juga: Peluang Cabor Gantole Sumbar, Atlet Yalatif Pernah Dulang 2 Medali Emas Pada PON Jabar 2016

Kendati terus melakukan persiapan, cabor gantole yang notabene peraih dua medali emas pada PON Jabar 2016 lalu sulit untuk melakukan prediksi siapa yang akan menjadi padanan lawan mereka di Papua nanti.

Hal ini disampaikan oleh atlet peraih 2 emas gantole di PON Jabar NSR Yalatif, ia mengatakan bahwa saat ini sangat sulit memprediksi pesaing di PON Papua.

"Sekarang untuk bilang nama lawan berat agak sulit, terlebih banyak atlet baru," terangnya saat dihubungi Rabu (1/9/2021).

Baca juga: SPH Serahkan Donasi Suplemen dan Vitamin untuk Atlet Sumbar yang akan Bertanding di PON XX Papua

Baca juga: Kalung Emas & Ponsel Dhea Raib Saat Tidur, Polisi Amankan Seorang Pria Setelah Lacak HP yang Dicuri

Baca juga: Cabor Karate Sumbar Target Raih Satu Medali Emas di PON Papua 2021

Menurutnya selain banyak generasi baru yang akan berlaga di Papua nanti, kondisi pandemi juga menjadi faktor membuat ia sulit memetakan lawannya.

" Situasi pandemi juga membuat saya tidak bisa pastikan siapa lawan berat nantinya," papar peraih medali emas Porprov Dharmasraya 2014 itu.

Selama pandemi ia menambahkan bahwa banyak even gantole dan kerjunas gantole tertunda atau tidak bisa dilaksanakan karena situasi.

Baca juga: Menengok Persiapan Cabang Olahraga Karate Sumbar untuk PON Papua 2021

Baca juga: Sumbar Targetkan 16 Emas di PON Papua 2021, Taekwondo dan Pencak Silat Diprediksi Sumbang 2 Emas

Baca juga: Ego Irza Rahman Wakili Sumbar di Cabor Panahan PON Papua 2021, Kampus UNP Jadi Pemusatan Latihan

" Tidak ada even dan kejurnas selama 2020 kita jadi tidak bisa lihat perkembangan para atlet lain," tukasnya.

Belajar dari pengalamannya di PON Jabar 2016, biasanya menjelang PON masih ada even dan disana ia bisa melihat perkembangan lawan.

Kendati demikian sebegai atlet, ayah 2 anak itu mengaku hanya bisa terus menggenjot persiapan untuk PON Papua 2021.

"Latihan akan jadi penentu nantinya, jika latihan cukup dan persiapan matang insyaallah," tuturnya. (*) 

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved