Banjir Padang

Distribusi Air PDAM Kota Padang Terputus akibat Banjir, Tiga Kecamatan Terdampak

PDAM) Kota Padang menyebut, kerusakan intake menjadi penyebab terputusnya pendistribusian air di 3 kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).

Tayang:
Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNPADANG.COM/REZI AZWAR
Instalasi Pengelolaan Air (IPA) II Sungai Latung, Lubuk Minututun, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumbar, Kamis (19/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Perumda Air Minum (PDAM) Kota Padang menyebut, kerusakan intake menjadi penyebab terputusnya pendistribusian air di 3 kecamatan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Kamis (19/8/2021).

Terputusnya pendistribusian air dari Perumda Air Minum Kota Padang merupakan dampak dari banjir yang merendam beberapa kawasan Kota Padang.

"Akibat banjir yang terjadi tadi malam di Kota Padang, itu sangat berdampak sangat besar kepada Perumda Air Minum Kota Padang," kata Direktur Teknik Perumda Air Minum, Andri Satria, saat ditemui di Instalasi Pengelolaan Air (IPA) II Sungai Latung, Lubuk Minututun.

Baca juga: Banjir di Kawasan Air Pacah Kecamatan Koto Tangah Kota Padang, Ingatkan Warga Bencana Tahun 1981

Kata dia, ada 3 kecamatan di Kota Padang yang terdampak sehingga air tidak mengalir, yaitu di Kecamatan Koto Tangah, Kecamatan Kuranji, dan Kecamatan Nanggalo.

"Hal itu diakibatkan oleh banjir bandang di Kota Padang, sehingga ada 8 intake kita yang terkendala atau rusak," ujarnya.

Ia menjelaskan, ada sekitar 7 IPA yang tidak mendapatkan air sehingga pendistribusian air ke 3 kecamatan tersebut terganggu.

"Atau sekitar 45 ribu pelanggan kita tidak mendapat pendistribusian air dari tadi malam," ujarnya.

Baca juga: Banjir di Air Pacah Padang Hanyutkan 60 Karung Padi di Huller Jon, Kumpulkan Sisa yang Berserakan

Pihaknya sejak tadi malam sudah melakukan identifikasi permasalahan.

Namun, karena kondisi sungai yang sangat ekstrem mengakibatkan pihaknya tidak bisa bekerja semalam.

"Mulai pagi tadi kita baru bekerja, yaitu ada 8 intake kita yang bermasalah dan terdapat 1 intake kita sangat besar kerusakannya," kata dia.

Ia menyebutkan, intake yang mengalami kerusakan paling parah berlokasi di Air Dingin.

Kata dia, kerusakannya terdiri dari 16 batang pipa atau dengan panjang 60 meter hanyut terbawa banjir sehingga berpengaruh besar.

Baca juga: Warga Kota Padang Terdampak Banjir Butuh Air Bersih, Gubernur Mahyeldi: PDAM Pasok Sesuai Kebutuhan

"Sedangkan intake yang lain dalam normalisasi karena semuanya tertimbun, semoga 7 intake lainnya dapat kita operasikan hari ini," katanya.

Ia menyebutkan, intake yang kontribusinya paling besat dibandingkan intake yang lain adalah yang mengalami kerusakan paling parah.

"Kita berharap secepatnya. Namun, untuk intake yang mengalami kerusakan parah mungkin selama 4 hari paling cepat. Kalau intake lain besok sudah mulai normalisasi," ujarnya.

Dikatakannya, mulai hari ini akan direncanakan pendistribusian terbatas, dan bisa juga dengan bergiliran atau mensapatkan air sebagaian-sebagian. (*)

Sumber: Tribun Padang
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved