Breaking News:

Lawan Covid19

Kepala Puskesmas Ambacang Ingatkan, Masyarakat tidak Ragukan Vaksin, Weni: Jangan Percaya Hoaks

Kepala Puskesmas Ambacang Kecamatan Kuranji Kota Padang, Weni mengimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai kabar bohong atau hoaks

Penulis: Panji Rahmat | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI
Suasana saat berlangsungnya kegiatan vaksinasi di Puskesmas Ambacang, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (18/8/2021) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kepala Puskesmas Ambacang Kecamatan Kuranji Kota Padang, Weni mengimbau kepada masyarakat agar tidak mempercayai kabar bohong atau hoaks.

"Jangan percaya hoaks jika ragu terhadap vaksin bisa langsung melakukan cek kevalidannya," ujar Weni disela-sela kegiatan vaksinasi di Gedung Kerapatan Adat Nagari (KAN) Pauh XI Rabu (18/8/2021).

Weni juga menyarankan masyarakat agar bertanya pada petugas kesehatan jika masih ragu terhadap vaksin.

"Tahap awal vaksinasi untuk masyarakat umum itu kita hanya menghabiskan 50an vaksin setiap harinya," ujar Weni.

Menurutnya pada tahap awal vaksinasi memang relatif sedikit masyarakat yang bersedian untuk ikut divaksin.

Namun vaksinasi meningkat setelah diberlakukan PPKM darurat menyusul semakin tingginya angka kasus positif.

Baca juga: Soal 95 Persen Kasus Positif Covid-19 di Sumbar, yang Belum Vaksin: Ini Kata Kepala Dinas Kesehatan

Baca juga: Vaksin Covid-19 Metode Semprotan Hidung, Thailand Targetkan Uji Coba Akhir 2021

Suasana saat berlangsungnya kegiatan vaksinasi di Puskesmas Ambacang, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (18/8/2021)
Suasana saat berlangsungnya kegiatan vaksinasi di Puskesmas Ambacang, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (18/8/2021) (TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI)

Sebagai tenaga kesehatan ia mengatakan bahwa masyarakat seharusnya sudah melakukan vaksinasi.

"Masyarakat seharusnya sudah sadar untuk melakukan vaksinasi karena sampai saat ini kita masih jauh dari target Kota Padang," kata Weni.

Weni membeberkan bahwa target vaksinasi Kota Padang itu seharusnya untuk 720 ribu masyarakat.

"Hingga sekarang data yang saya terima baru 200 ribu masyarakat yang melakukan vaksinasi," papar Weni.

Weni menegaskan bahwa data yang lebih valid mungkin bisa diakses langsung dari pemerintah Kota Padang.

Weni juga menjelaskan manfaat vaksinasi adalah untuk perlindungan pada masyarakat itu sendiri.

" Bagi masyarakat usia 12 tahun ke atas segera lakukanlah vaksinasi, karena setelah vaksin maka memiliki kekebalan terhadap Covid-19," papar Weni.

Pihaknya menjelaskan apabila masyarakat masih terkena, maka dampaknya akan lebih ringan setelah divaksin.(TribunPadang.com/Rahmat Panji)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved