Breaking News:

Kasus Aktif Covid-19 di Sumbar Tembus 14 Ribuan, Dinkes Khawatir Timbulnya Klaster Keluarga

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumbar, Busril menyebut banyaknya kasus aktif berpotensi menimbulkan klaster-klaster keluarga.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA
Ilustrasi: Pasien Covid-19 di Indonesia 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Kasus aktif covid-19 di Sumatera Barat (Sumbar) saat ini mencapai 14.169 orang.

Angka itu tercatat per, Rabu (4/8/2021).

Sekretaris Dinas Kesehatan Sumbar, Busril menyebut banyaknya kasus aktif berpotensi menimbulkan klaster-klaster keluarga.

Baca juga: Banyak yang Belum Tahu, Ini Beda Sala Lauak dengan Sala Bulek Meski Sama-sama Jajanan Khas Pariaman

"Tempat tidur rumah sakit yang tersedia 1.700-an dan lebih dari 80 persen terisi. Sedangkan tempat karantina yang disediakan juga terisi pada saat ini," tutur Busril, Kamis (5/8/2021).

Busril mengatakan, tidak lebih dari seperempat kasus positif yang bisa ditangani dan dipantau.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran menimbulkan klaster keluarga.

"Kita menyiapkan beberapa program kegiatan seperti penanganan di hilir. Itu sudah kuat, tapi penanganan di hulu juga harus lebih diperkuat secara bersama-sama," terang Busril.

Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Dinas Pertanian Sumbar, Padahal Tak Ada Aliran Listrik

Pemprov Sumbar, sebutnya, sudah menyiapkan isolasi terpusat. Ada yang disiapkan oleh nagari-nagari.

Menurut Busril, hal tersebut yang harus dimaksimalkan saat ini namun tentu perlu penganggaran khusus dari dana desa.

"Kalau kita tangani dan maksimalkan, Insyaallah mata rantai virus Covid-19 akan bisa terputus," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved