Keberhasilan Greysia/Apriyani Mendapatkan Mendali Emas dan Perolehan Mendali sementara Indonesia
Melalui ganda putri Indonesia berhasil mendulang emas dari cabang bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2021.
TRIBUNPADANG.COM,PADANG – Melalui ganda putri Indonesia berhasil mendulang emas dari cabang bulutangkis di Olimpiade Tokyo 2021.
Keberhasilan Gerysia Polii dan Apriyani Rahayu pada babak final Senin (2/8/2021) menjadi perolehan mendali emas pertama bagi Indonesia.
update perolehan sementara medali Olimpiade 2021 hingga Selasa, 3 Agustus 2021 pukul 07.30 WIB.
Indonesia turun satu tingkat di klasemen sementara perolehan medali Olimpiade 2021 dari yang sebelumnya duduk di posisi 34.
Baca juga: Anthony Ginting beberkan Rahasia Suksesnya Bangkit untuk Mendapatkan Mendali Perunggu
Baca juga: Anthony Ginting Berhasil Persembahkan Mendali di Tunggal Putra, Sejak Taufik Hidayat Olimpiade 2004
Anthony Sinisuka Ginting meraih medali perunggu pada Senin (2/8/2021) malam dan menjadi medali terakhir bagi Indonesia.
Anthony Ginting meraih medali perunggu Olimpiade 2021 setelah mengalahkan Kevin Cordon dua set langsung, dan medali perunggu ketiga untuk Indonesia.
Meskipun turun satu tingkat, Indonesia masih urutan teratas dan tebaik dari negara Asia Tenggara (ASEAN) lainnya hingga saat ini.
Negara tetangga yang paling dekat adalah Filipina (1 emas), disusul Thailand dengan koleksi yang sama, dan Malaysia satu medali perunggu.
Ini juga perbaikan bagi Indonesia setelah edisi sebelumnya, Olimpiade 2016 finis di peringkat 46 dengan koleksi 1 emas dan dua perak.
Baca juga: Pertahanan Solid Anthony Ginting berhasil Tumbangkan Kevin Cordon dalam Permaianan Straight Game
Sementara di peringkat teratas masih dihuni China, Amerika Serikat, dan Jepang.
Negeri Tirai Bambu saat ini sudah mengoleksi 29 emas, sedangkan Amerika Serikan mengemas 22 emas, dan tuan rumah Jepang dengan torehan 17 emas.
Di sisi lain, Belanda naik satu peringkat setelah Sifan Hassan meraih medali emas dengan memenangkan cabor Atletik lari 5000 m putri tadi malam.
Sebelumnya, dia juga berhasil mencapai semifinal di kelas 1500m putri.
"Rasanya seperti mimpi buruk dan saya tidak percaya, mungkin besok saya akan percaya. Semuanyaa hanya drama," kata Sifan Hassan setelah meraih medali emas Olimpiade 2021.
"Percayalah, itu mengerikan, tapi terkadang saya berpikir hal buruk terjadi untuk selamanya. Ketika saya jatuh saya berkata pada diri sendiri. Ok hidup tidak berjalan seperti yang Anda Inginkan. Setelah itu saya merasa seperti seseorang yang minum 20 cangkir kopi. Saya tidak bisa menenangkan diri saya," tambahnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/atlet-indonesia-apriyani-rahayu-kanan.jpg)