Bengkel Servis Mobil dan Warung PnD di Bukittinggi Terbakar, Kerugian Mencapai Rp 1 Miliar

Bengkel servis mobil dan warung PnD di Simpang Lakuang, Kelurahan Pulau Anak Aia, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), terbakar.

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Dok. Damkar Kota Bukittinggi
Bengkel servis mobil dan warung PnD terbakar di Simpang Lakuang, Kelurahan Pulau Anak Aia, Kota Bukittinggi, Minggu (1/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Bengkel servis mobil dan warung PnD di Simpang Lakuang, Kelurahan Pulau Anak Aia, Kota Bukittinggi, Sumatera Barat (Sumbar), terbakar.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Bukittinggi, Martius Bayu mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

"Iya, kemarin ada kebakaran bengkel service mobil dan PnD. Namun, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini," kata Martias Bayu, Senin (2/8/2021).

Baca juga: Ini Tampang Pemuda Padang yang Tega Bakar Rumah Orang Tuanya, Gara-gara Uang Rp 50 Ribu

Martias Bayu mengatakan, kebakaran ini terjadi sekitar pukul 16.15 WIB pada Minggu (1/8/2021).

"Kejadiannya dilaporkan kepada kita sekitar pukul 16.15 WIB, selanjutnya kita turunkan armada ke lokasi," katanya.

Ia mengatakan, proses pemadaman juga dibantu oleh pemadam kebakaran dari Kabupaten Agam.

"Kita selesai melakukan proses pemadaman dan kembali ke mako sekitar pukul 17.30 WIB," ujarnya.

Baca juga: Kebakaran Lahan di Kabupaten 50 Kota, Petugas Damkar Sebut Ada Titik yang Sulit Dijangkau

Dikatakannya, bengkel service mobil ini merupakan milik warga bernama H Amaih (65).

Sedangkan, warung PnD merupakan milik warga bernama Anton (45).

"Dalam kejadian ini, juga terbakar mobil bus, warung PnD 5x20 meter, bengkel 15x10 meter, 40 unit tabung gas 3 kg, mesin kompresor, becak dayung, dan barang dagangan," ujanrya.

Dikatakannya, total kerugian akibat kejadian kebakaran ini diperkirakan Rp 1 miliar.

Baca juga: Tinggal di Warung Ukuran 3x4 Meter, Korban Kebakaran di Ampera Dibantu Semen Padang

"Terkait penyebab kebakaran kita serahkan kepada pihak berwajib, itu tugas pihak kepolisian," katanya.

Ia mengimbau kepada masyarajat untuk selalu waspada terhadap potensi terjadinya kebakaran ini.

"Perhatikan atau cek aliran listrik di rumah, cek kebocoran slang kompor gas, jangan biarkan anak-anak bermain petasan atau kembang api, dan tidak merokok sambil tiduran," katanya. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved