Breaking News:

Berita Sijunjung Hari Ini

VIRAL Aksi Dugaan Pemalakan di Jalinsum Kabupaten Sijunjung, Kasat: Sudah Konfirmasi ke Pemosting

Tersiar kabar adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Emil Mahmud
Tribunlampung.co.id/Dodi Kurniawan
Ilustrasi OTT pungli 

Laporan Waertawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, SIJUNJUNG - Tersiar kabar adanya dugaan praktik pungutan liar (pungli) di Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum), Nagari Tanjung Lolo, Kecamatan Tanjung Gadang, Kabupaten Sijunjung, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Kejadian ini sempat viral di media sosial, yang mengatakan kalau adanya sopir truk menjadi korban pemalakan di lokasi tersebut.

Diduga ada orang yang memanfaatkan situasi dimana dilakukan akses buka tutup, karena adanya proyek pengecoran jalan.

Kejadian ini juga heboh di salah satu grup Facebook Info Sijunjung yang banyak masyarakat menjadi korban pungli.

Kasat Reskrim Polres Sijunjung, AKP Abdul Kadir Jailani, menanggapi kejadian viral atas dugaan sopir truk menjadi korban pungli hingga kaca mobilnya pecah.

Menurut kasat reskrim, sejauh ini pihaknya belumlah menerima adanya laporan yang masuk dari korban sebagaimana informasi yang viral di medsos tersebut.

Baca juga: Puji Goben Sempat Kabur, Tim Polsek Padang Utara Ringkus Pelaku Penggelapan HP Milik Tetangga

Baca juga: Seorang Ayah di Padang Tega Cabuli Anak Tiri Gadis 13 Tahun, Kasat: Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

"Sampai sekarang belum ada laporannya, kita juga belum tahu juga siapa korbannya," kata AKP Abdul Kadir Jailani.

Pihaknya berharap, untuk korban yang merasa dirugikan untuk dapat melaporkan kejadian tersebut ke Polisi.

"Iya harus melapor, karena bagaimana kita mau menindaklanjutinya, kalau tidak ada laporan," kata AKP Abdul Kadir Jailani

AKP Abdul Kadir Jailani menegaskan, hingga saat ini pihaknya masih perlu untuk memastikan informasi tersebut.

Utamanya, terkait dugaan adanya sopir truk dipalak hingga kacanya dipecahkan oleh pelaku seperti yang viral di medsos tersebut.

"Kita juga tidak tau benar atau tidak informasi tersebut. Karena tidak ada yang melapor. Dan, yang memposting juga kita konfirmasi dapat info dari mana, dari kata-kata orang katanya," ujarnya/(*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved