Manfaat Ketapang
Tips Memilih Daun Ketapang yang Cocok untuk Ikan Cupang
Simak cara mendapatkan air ekstrak daun ketapang yang bagus untuk ikan cupang. Pilih daun kering yang warnanya sudah coklat tua.
TRIBUNPADANG.COM- Bagi ikan cupang, daun ketapang memiliki banyak manfaat.
Namun, tidak setiap daun ketapang baik digunakan untuk ikan cupang.
Ada ciri-ciri daun tertentu yang perlu dihindari agar tidak menimbulkan efek negatif pada ikan cupang.
Baca juga: Khasiat Daun Ketapang, Miliki Senyawa yang Bisa untuk Normalkan Keriput Halus di Wajah
Baca juga: Mengolah Daun Ketapang untuk Ikan Cupang, Tips Mendapatkan Warna Air Lebih Pekat
Manfaat daun ketapang untuk ikan cupang ternyata cukup banyak.
Nah, bagaimana tips mengolah daun ketapang agar manfaat untuk ikan cupang lebih maksimal?
Simak cara mendapatkan air ekstrak daun ketapang yang bagus untuk ikan cupang.
Melansir akun youtube Dadang Ra Channel, daun ketapang yang bisa digunakan harus yang kering.
Salah satu cara menentukannya daun layak olah adalah daun ketapang melihat warnanya.
Pilih daun kering yang warnanya sudah coklat tua.
Selain itu, saat diremas, daun ketapang cenderung berbunyi dan remuk.
Hindari menggunakan daun yang warnanya masih kekuning-kuningan.
Daun yang berwarna cokelat kekuning-kuningan ini umumnya masih belum kering.
Daun ketapang kering yang sudah dikumpulkan harus dibersihkan dari kotoran.
Caranya pun cukup sederhana.
Baca juga: Minum Ekstrak Rebusan Daun Ketapang, Ampuh Hilangkan Keluhan Wanita yang Nyeri Haid
Baca juga: Minum Ekstrak Rebusan Air Daun Ketapang, Ragam Penyakit dalam Tubuh Sembuh
Cukup bilas menggunakan air dengan cara memasukan ke dalam ember besar.
Pastikan seluruh daun terendam air agar kotorannya lepas.
Sesekali balik posisi daun.
Proses pencucian bisa dilakukan beberapa kali sampai daun dipastikan bersih.
Setelah bersih, pisahkan daun dan air agar kotoran dalam air bisa dibuang.
Daun ketapang yang sudah bersih, selanjutnya dicampur garam.
Sebaiknya gunakan garam kasar dan taburi di atas daun ketapang.
Bolak-balik daun agar garam merata.
Setelah ditaburi garam, diamkan sekitar 20 menit agar sisa air di daun ketapang mengendap ke dasar ember.
Setelah 20 menit, buang air yang mengendap.
Proses selanjutnya, daun ketapang yang masih lembab melalui proses fermentasi.
Masukan daun ketapang yang sudah bercampur garam dalam plastik.
Sebelum dibungkus, taburi lagi daun ketapang basah dengan garam kasar.
Tutup dan ikat plastik
Pastikan plastik tertutup rapat dan kedap udara agar proses fermentasi berjalan maksimal.
Simpan plastik dalam kotak dan diamankan selama 7 hari.
Setelah 7 hari, daun ketapang yang sudah melalui fermentasi dikeringkan dan jemur.
Bila inginkan hasil air daun ketapang lebih pekat, masa penyimpanan bisa ditambah hingga 14 hari.
Daun ketapang yang sudah kering sudah siap digunakan.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/suryamalangcomkolase-canvacom.jpg)