Breaking News:

Pembebasan Lahan Tol Padang-Pekanbaru Seksi Padang-Sicincin Baru 60%, Target Akhir Desember Selesai

Kepala BPN Sumbar Syaiful mengatakan progres pembebasan lahan jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Padang-Sicincin hingga kini baru 60 persen.

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: afrizal
TribunPadang.com/Rizka Desri Yusfita
Plang penunjuk arah di Jalan Tol Trans Sumatera ruas Padang-Pekanbaru seksi Padang-Sicincin. Foto diambil pada Selasa (6/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG-Kepala BPN Sumbar Syaiful mengatakan progres pembebasan lahan jalan tol Padang-Pekanbaru seksi Padang-Sicincin hingga kini baru 60 persen.

Dari jumlah itu, Uang Ganti Kerugian (UGK) yang diterima masyarakat sudah 40 persen.

"Sebesar 20 persen lagi masih menunggu uang dari Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN)," terang Syaiful baru-baru ini.

Baca juga: Situasi Pandemi di Kota Solok Masuk Level 3, Semua Sekolah Masih Daring, 75 Persen Pegawai WFH 

Baca juga: Mulai Hari Ini Padangpanjang PPKM Level 4, Kadiskes: Tempat Tidur Isolasi dan ICU Telah Terpakai 50%

Selain itu, sisanya masih proses verifikasi dan validasi dokumen.

Syaiful mengungkapkan sebanyak 40 persen dokumen masyarakat belum lengkap sehingga pihaknya belum bisa melakukan validasi.

"Kalau sudah dilengkapi, segera kita validasi dan dilakukan pembayaran lebih cepat," terang Syaiful.

Saat ini, kata Syaiful, pihaknya terus mendukung upaya percepatan pembebasan lahan yang dilaksanakan oleh Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Kementerian PUPR dalam melakukan identifikasi permasalahan pengadaan tanah di lapangan.

Ia menyebut juga terus berkoordinasi dengan PPK Pengadaan Tanah guna memperlancar pembayaran UGK kepada masyarakat atau pihak-pihak terdampak.

"Kami sebagai panitia pengadaan tanah tidak berhak menguji materil, kami lihat fisik, kemudian kami tanya ke pemiliknya, perangkat desa yang terendah," tutur Syaiful.

Terkait oknum-oknum yang menghambat pembebasan lahan jalan tol, menurut Syaiful cukup diberi pemahaman saja.

Baca juga: PPKM Darurat Padang Diperpanjang, Pengunjung Restoran Dibolehkan Makan Di Tempat, Jumlah Dibatasi

"Insya Allah lancar, sejauh ini secara pengukuran sudah lancar, cuma pengerjaan memang spot-spot, itu sudah kirimkan ke LMAN cuma belum turun pembayarannya, kalau sudah keluar kita bayarkan. Kami mau secepatnya, tergantung LMAN," ungkap Syaiful.

Syaiful menyebut pembebasan lahan diupayakan selesai akhir Desember 2021.

 "Jangan sampai lewat tahun ini. Kami terus mengumpulkan semua dokumen, jika sudah selesai penilaian, kita musyawarah, dan untuk itu masyarakat sudah mempersiapkan diri," terangnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved