Breaking News:

Heboh Pemuda Pasangan Sesama Jenis Bertengkar di Pinggir Jalan Padang, Kini Diamankan Polisi

Heboh 2 pemuda pasangan sesama jenis bertengkar di pinggir jalan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (31/7/2021).

Penulis: Rezi Azwar | Editor: Saridal Maijar
Surya via Tribun Bali
Ilustrasi pria penyuka sesama jenis 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rezi Azwar

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Heboh 2 pemuda pasangan sesama jenis bertengkar di pinggir jalan di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (31/7/2021).

Mereka yang berinisial A (15) dan HN (28), akhirnya diamankan ke Polresta Padang.

Saat ini, kedua pemuda tersebut sedang diperiksa di Unit PPA Satreskrim Polresta Padang.

Baca juga: PPKM Darurat Berlanjut, Bukittinggi Tambah 100 Tempat Tidur untuk Pasien Covid-19

"Saya suka sama suka sama Abang (inisial HN (28)," kata pemuda inisial A (15) di Polresta Padang.

Ia menjelaskan, hubungannya sama inisial HN (28) adalah pacaran. "Kita pacaran," ujarnya.

Ia mengaku, sampai dibawa ke Polresta Padang akibat bertengkar dengan sang pacar.

"Karena bertengkar, dimarahi dan dibentak. Karena takut, lalu keluar dari mobil," katanya.

Ia menjelaskan, bertengkar karena masalah uang terkait jasanya sebagai pemuas nafsu.

Baca juga: Jumlah Kendaraan Meningkat di Perbatasan Solok - Padang saat Lebaran Idul Adha

Karena tidak ada masyarakat saat itu, ia kembali masuk ke dalam mobil pacarnya.

"Lalu pergi ke tempat orang yang mesan. Saat jalan pulang dibentak-bentak dan saya buka pintu saat mobil sedang melaju," katanya.

Ia menjelaskan, sang pacar inisial HN (28) menarik bajunya dan mobil tiba-tiba rem mendadak.

Ia pun akhirnya dapat lari dan dibantu oleh masyarakat dan dibawa ke Polresta Padang.

Baca juga: Seorang Warga Tanjung Raya Dicokok Polisi Atas Dugaan Penyalahgunaan Narkotika Jenis Sabu

Kasat Reskrim Polresta Padang, Kompol Rico Fernanda, mengatakan, pihaknya awalnya menerima pengaduan dari masyarakat.

"Kami dari Satreskrim Polresta Padang telah menerima pengaduan masyarakat," kata Kompol Rico Fernanda.

Kata dia, masyarakat tersebut menyerahkan 2 orang laki-laki yang diduga telah melakukan tindakan asusila.

"Yaitu, perbuatan LGBT. Salah seorangnya merupakan anak di bawah umur," kata Kompol Rico Fernanda. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved