Breaking News:

PPKM Darurat

1.154 Orang Ditolak Masuk Kota Padang, Rita: Tidak Ada Sertifikat Vaksin dan Surat Antigen/PCR 

Selama enam hari pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tercatat, lebih seribu orang yang tidak diperbolehkan memasuki Kota Padang

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Suasana posko penyekatan kendaran di pintu masuk bypass, Padang, saat PPKM darurat diberlakukan beberapa hari terakhir ini. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Selama enam hari pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat tercatat, lebih seribu orang yang tidak diperbolehkan memasuki Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). 

Koordinator Posko Utama PPKM BPBD Padang, Rita Sumarni mengatakan selama PPKM, sebanyak 1.154 orang ditolak saat akan masuk Kota Padang.

Dijelaskannya, penyebab ditolaknya ribuan orang tersebut karena tidak dapat menunjukkan sertifikat vaksin, surat antigen/PCR kepada petugas di perbatasan. 

"Mereka terpaksa harus balik kanan dan kembali ke daerah asalnya, di posko penyekatan," kata Rita Sumarni, Selasa (20/7/2021).

Menurutnya, jumlah tersebut merupakan akumulasi selama enam hari PPKM, dari tanggal 13 hingga 18 Juli 2021 lalu.

Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat di Kota Padang hingga hari ke enam Minggu (18/7/2021) terlihat para petugas pos terus melakukan pemeriksaan pada kendaraan yang melintas.
Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM darurat di Kota Padang hingga hari ke enam Minggu (18/7/2021) terlihat para petugas pos terus melakukan pemeriksaan pada kendaraan yang melintas. (TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI)

Baca juga: Wali Kota Padang Salat Idul Adha di Rumah Dinas, Ikuti Ketentuan PPKM Darurat

Baca juga: Soal Perpanjangan PPKM Darurat di Padang, Walikota Hendri Septa: Rapatkan Dulu Bersama Forkopimda

Situasi Pos Penyekatan PPKM Darurat Perbatasan Padang-Solok yang terletak di Ladang Padi, Lubuk Paraku Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (14/7/2021).
Situasi Pos Penyekatan PPKM Darurat Perbatasan Padang-Solok yang terletak di Ladang Padi, Lubuk Paraku Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) pada Rabu (14/7/2021). (TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI)

Berdasarkan data yang dihimpun, jumlah orang yang paling banyak ditolak masuk Padang yakni pada hari Jumat (16/7/2021). 

Pada hari itu 385 orang terpaksa balik kanan. Kemudian pada hari Sabtu (17/7/2021), sebanyak 314 orang juga ditolak ketika akan masuk Padang. 

Sementara itu, pada hari Minggu (18/7/2021), sebanyak 191 orang yang tertahan di posko perbatasan. 

Pos Penyekatan Pariaman - Padang via Kayu Kalek Lubuk Buaya, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (18/7/2021) terjaring dari arah Padang Pariaman menuju Kota Padang, Provinsi Sumbar.
Pos Penyekatan Pariaman - Padang via Kayu Kalek Lubuk Buaya, Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Minggu (18/7/2021) terjaring dari arah Padang Pariaman menuju Kota Padang, Provinsi Sumbar. (TRIBUNPADANG.COM/RAHMAT PANJI)

"Kami memang tegas kepada yang datang, jika tidak mengantongi kelengkapan yang ditentukan, tentu tidak kita bolehkan masuk Padang," beber Rita. 

Sementara itu, selama enam hari pelaksanaan PPKM Darurat di Padang, 1.612 kendaraan harus putar balik. 

Sebab, penumpang dan sopir kendaraan juga tidak mengantongi sertifikat vaksin atau surat tes antigen/PCR. 

"Pada hari pertama PPKM saja, sebanyak 411 kendaraan harus berputar arah karena tidak ada kelengkapan," jelas Rita Sumarni. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved