PPKM Darurat
Suasana di Pos Penyekatan Lubuk Buaya Padang: Pengendara Masih Bebas Keluar Masuk
Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat di Padang, Sumbar, dimulai hari ini, Selasa (13/6/2021).
Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Saridal Maijar
Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita
TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM darurat di Padang, Sumbar, dimulai hari ini, Selasa (13/6/2021).
Posko penyekatan didirikan untuk membatasi mobilitas masyarakat, salah satunya di perbatasan Padang-Padang Pariaman di Lubuk Buaya, Koto Tangah.
Pantauan di lapangan, terlihat petugas gabungan dari TNI-Polri beserta unsur Forkopimda mulai disiagakan.
Baca juga: Hari Pertama PPKM Darurat Padang Sudah 100 Kendaraan Disuruh Putar Balik di Pos Penyekatan Bungus
Terlihat juga para pengendara yang datang dari arah Padang Pariaman menuju Padang tampak lalu lalang seperti biasanya.
Kondisi tersebut berlangsung hingga beberapa jam.
Kemudian saat Wali Kota Padang Hendri Septa melakukan peninjauan, penyekatan kendaraan sempat dilakukan oleh petugas.
Setelah itu berhenti kembali hingga pukul 12.00 WIB.
Baca juga: Warga Padang Boleh Salat Idul Adha di Masjid saat PPKM Darurat, Khutbah Diperpendek jadi 15 Menit
Beberapa menit kemudian petugas kembali melakukan penyekatan, itu hanya berlangsung 30 menit.
Lalu, petugas kembali ke dalam posko. Sama sekali tidak ada pengawasan kepada masyarakat yang melintas. Petugas saat itu berdalih tengah beristirahat.
"Tadi pagi saat Wali Kota datang di sini agak macet karena ada pemeriksaan," ujar seorang warga yang tak mau disebutkan namanya.
Wali Kota Padang Hendri Septa menyatakan, dalam tiga hari pihaknya hanya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat yang melintas.
Baca juga: Selama PPKM Darurat di Padang Kapal Mentawai Fast Tak Beroperasi, Berlayar Lagi Rabu 21 Juli 2021
Ia menyatakan, penyekatan di perbatasan yang dilakukan prinsipnya hampir sama dengan PSBB 2020 lalu.
"Hanya saja, kita tidak melaksanakan swab di tempat, cukup menyiapkan bukti sudah vaksin, mimimal vaksin pertama, lalu hasil PCR, kalau tidak ada, bisa swab antigen," ujar Hendri Septa.
Hendri Septa menambahkan penyekatan di posko perbatasan lancar. Hanya saja masyarakat masih banyak yang belum tahu.
"Kami mohon, kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan siapkan dokumen-dokumennya," terang Hendri Septa. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/padang/foto/bank/originals/suasana-posko-penyekatan-di-lubuk-buaya-koto-tangah-padang-sumbar-selasa-1372021.jpg)