Breaking News:

PPKM Darurat

Seluruh Objek Wisata di Padang Ditutup Selama PPKM Darurat, Aparat akan Berjaga

Semua objek wisata di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), ditutup selama PPKM Darurat, mulai 12-20 Juli 2021.

Penulis: Rima Kurniati | Editor: Saridal Maijar
TribunPadang.com/Rezi Azwar
Ilustrasi - Petugas kepolisian saat berjaga di kawasan jalan masuk ke Pantai Padang, Sabtu (15/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rima Kurniati

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Semua objek wisata di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), ditutup selama PPKM Darurat, mulai 12-20 Juli 2021.

Wali Kota Padang, Hendri Septa mengatakan, selama ditutup, objek wisata tersebut akan dijaga aparat.

"Objek wisata kita tutup dan petugas Polresta Padang akan melakukan siaga di lokasi," kata Hendri Septa, Senin (12/7/2021).

Baca juga: Pemko Padang akan Bagikan Bansos ke 18.351 KK, Ringankan Beban Warga Selama PPKM Darurat

Hendri Septa menambahkan, pada objek wisata tersebut juga akan ditempatkan petugas gabungan.

Kapolresta Padang, Kombes Pol Imran Amir mengatakan, terdapat empat posko yang dibentuk saat penutupan lokasi objek wisata Padang ini.

Di antaranya, di GOR Haji Agus Salim Padang, lalu Pantai Padang, Pantai Pasir Jambak dan Pantai Air Manis.

"Kita juga merencanakan tutup di GOR Haji Agus Salim, kemudian Taplau Padang, karena di sini masih bandel, Pantai Air Manis dan Pantai Pasir Jambak kita tutup."

"Empat ini kita tutup dan kita bentuk pos, jadi tidak ada yang masuk," kata Kombes Pol Imran Amir, saat rapat PPKM Darurat bersama Pemko Padang.

Baca juga: Pintu Masuk Kota Padang Disekat di 6 Titik Perbatasan, Dimulai Selasa 13 Juli 2021

Imran Amir menambahkan, fasilitas publik seperti Transmart, SJS Plaza, Basko, dan pusat perbelanjaan hanya boleh buka untuk menjual sembako dan makanan.

"Sesuai intruksi kegaiatan di mal di luar sembako dan makanan tidak boleh. Kalau makan di tempat tidak boleh, kursinya ditiadakan," ungkapnya.

Menurutnya, pengawasan pada pusat perbelanjaan ini perlu personel gabungan Pemko Padang.

"Kita harapkan juga, TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, Damkar dan lain bersama-sama kita menegakkan aturan ini, sampai 20 Juli," tambahnya.

Menurutnya, pengawasan juga perlu ditingkatkan pada saat pembagian hewan kurban.

"Puncaknya pada tanggal 20 Juli, momen hari raya kurban, kalau bisa memang pembagian hewan kurban sesuai yang disampaikan Wali Kota betul-betul diantarkan ke rumah," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved