Breaking News:

PPKM Darurat di Kota Bukittinggi, Wako Erman Safar: Butuh 100 Tempat Tidur dan 100 Tabung Oksigen

Bukittinggi termasuk kota yang menerapkan PPKM Darurat berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 20 Tahun 2021

Penulis: Rizka Desri Yusfita | Editor: Emil Mahmud
TRIBUNPADANG.COM/RIMA KURNIATI
Ilustrasi: Suasana Taman Jam Gadang Kota Bukittinggi, Provinsi Sumbar. 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Rizka Desri Yusfita

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Bukittinggi termasuk kota yang menerapkan PPKM Darurat berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 20 Tahun 2021.

Wali Kota Erman Safar mengatakan pihaknya sudah melakukan pembatasan di pintu masuk ke Kota Bukittinggi.

"Itu sudah kita jalankan, tidak ada hal baru yang diperketat," kata Erman Safar saat rapat koordinasi perkembangan Covid-19 dan upaya-upaya pencegahannya, Senin (12/7/2021).

Dikatakan Erman Safar, saat ini yang belum diputuskan ialah persoalan pasar.

"Pasar modren belum diputuskan apakah ditutup seratus persen atau tetap dibuka sesuai protokol kesehatan," terangnya.

Dalam rakor itu, Erman Safar juga menyampaikan dalam penanganan dampak dari PPKM Darurat, Pemko hanya menggunakan instrumen biaya tak terduga. 

"Kami hanya punya Rp8 miliar sampai Desember, mohon bantuan pinjaman tempat tidur dan oksigen 100 unit untuk digeser ke Bukititnggi."

"Setelah PPKM darurat, silakan ditarik kembali," tutur Erman Safar.

Ia menyebut, seluruh RS dan akses fasilitas kesehatan di Bukittinggi sudah penuh. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved