Babak Semifinal Euro 2020 Italia Vs Spanyol, Luis Enrique : Ini Bukan Italia Pada Masa Lalu

Permainan yang diterapkan Roberto Mancini pada anak asuhnya digelaran Euro 2020 ini menghadirkan totonan baru dari Timnas Italia.

Editor: Panji Rahmat
Jose Manuel Vidal / POOL / AFP
Pelatih Spanyol Luis Enrique memuji para pemainnya selama pertandingan sepak bola Grup E UEFA EURO 2020 antara Spanyol dan Swedia di Stadion La Cartuja di Sevilla pada 14 Juni 2021. 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG – Permainan yang diterapkan Roberto Mancini pada anak asuhnya digelaran Euro 2020 ini menghadirkan totonan baru dari Timnas Italia.

Pelatih Spanyol Luis Enrique mengaku tidak bisa mengangap remeh lawan yang akan mereka hadapi di babak semifinal Rabu (7/7/2021) dini hari.

Eks pelatih Barcelona itu membeberkan permainan Italia pada turnamen kali ini sangatlah luar biasa.

Italia menurutnya bisa melakukan penyerangan serta pertahanan sama baiknya sejak awal turnamen.

Baca juga: Semifinal Euro 2020 Adu Taktik 2 Pelatih Top Eropa, Luis Enrique Vs Roberto Mancini

Sihir yang diperlihatkan Roberto Mancini menjadi alasan utama Italia mampu tampil gemilang pada periode saat ini.

Hal itulah yang patut diwaspadai oleh Spanyol yang ditangani Luis Enrique dalam perhelatan Euro 2020.

Luis Enrique pun menyadari bahwa kekuatan Italia tak bisa dipandang remeh begitu saja.

Eks pelatih Barcelona itu memandang Italia memiliki sistem pertahanan dan penyerang yang sama baiknya dalam gelaran Euro edisi kali ini.

Baca juga: Dari Tidak Lolos Piala Dunia 2018, Sihir Roberto Mancini Mampu Bawa Italia ke Semifinal Euro 2020

Alhasil laga melawan Italia akan terasa sangat sulit dijalani oleh Spanyol.

"Saya tidak berpikir bahwa kami berdua akan saling mendominasi, jadi akan menarik untuk melihat siapa yang memenangkan pertarungan ini," ungkap Enrique dilansir laman resmi UEFA.

Italia tidak hanya persoalan gemilangnya racikan mancini namun, kedalaman skuad yang dimiliki Nerazzurri juga merata.

"Selain memiliki pemain top, Italia adala tim luar biasa, mereka menyerang dan bertahan sebagai satu kesatuan tim,".

Menggunakan formasi 4-3-3 yang identic dengan menyerang, Italia mampu mempertontonkan kemampuan menyerang dan bertahan luar biasa.

"Itu benar-benar mirip seperti yang apa kami lakukan," tukasnya menambahkan.

Lebih lanjut, Enrique menyoroti perbedaan gaya bermain Italia yang saat ini bermain dengan intensitas tinggi dalam hal menyerang.

Hal itu terlihat sangat berbeda dengan permainan Italia yang lebih banyak bertahan pada masa lalunya.

"Mereka saat ini telah bermain dengan tekanan tingi, sangat sulit dibayangkan dengan Italia pada masa lalu," ujar Enrique.

"Sekarang mereka kuat dalam beberapa cara bermain artinya permainan akan benar-benar hebat dan menarik,".(*)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved