Penanganan Covid

WHO Uraikan tentang Varian Baru Covid-19, Delta Termasuk Dalam 10 Varian Baru Virus Corona

UPDATE informasi mengenai perkembangan virus corona kini telah meluas yakni munculnya varian Delta Covid-19.

Editor: Emil Mahmud
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Ilustrasi: Virus Corona atau Covid-19 

Para ahli mengatakan, lonjakan tersebut terjadi karena varian Delta lebih mudah menular.

Matt Hancock, Menteri Kesehatan Inggris juga mengatakan, varian Delta lebih mudah menular sekitar 40 persen daripada varian Alpha.

Varian Alpha merupakan varian dominan di Inggris sebelum adanya varian Delta.

Direktur Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular mengatakan, penularan varian Delta saat ini lebih besar.

Apa Vaksin Covid-19 Bekeja Melawan Varian Delta?

Penelitian di Jurnal Nature menemukan, 20 orang yang telah menerima dua dosis vaksin Pfizer-BioNTech memiliki antibodi yang cukup dalam darah mereka untuk menetralkan beberapa varian Covid-19, termasuk varian Delta.

Ilustrasi: Pasien Covid-19
Ilustrasi: Pasien Covid-19 (TRIBUNNEWS.COM/JEPRIMA)

Hal tersebut menunjukkan vaksin akan memberi perlindungan yang memadai terhadap varian Delta.

Penelitian lain menekankan pentingnya vaksinasi penuh, terutama karena varian Delta telah menyebar luas.

Orang yang paling berisiko terkena varian Delta adalah orang-orang yang tidak sepenuhnya divaksinasi dan mereka yang tidak memiliki respons imun yang kuat terhadap vaksinasi, seperti orang yang sudah berumur.

Dr. Stanley H. Weiss, profesor kedokteran di Rutgers New Jersey Medical School mengatakan, walaupun orang yang berumur sudah divaksinasi, mereka tetap harus melakukan tindakan pencegahan atau menjaga protokol kesehatan saat berada di tempat umum.

Sebab jika berada di tempat umum, mereka mungkin bertemu orang lain yang memiliki virus.

Weiss juga mengatakan, seseorang yang berusia di atas 80 tahun sangat berisiko untuk terkena virus yang menjadi penyakit atau kematian dan orang-orang berumur harus ditangani secara hati-hati.

(Tribunnews.com/Nadya)

Berita terkait varian Delta

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul WHO: Varian Delta Merupakan Varian yang Sangat Menular, Apa Saja Gejalanya?

Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved