Bus Nyangkut di Kelok 44

Fakta Bus Pariwisata Tersangkut di Kelok 44 Maninjau, Sopir Tidak Tau Jalan, Gunakan Google Maps

Satu unit Bus Pariwisata tersangkut di kelok 14 kawasan kelok 44, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat. Berdasarkan keterangan Kapolsek Tanjung Ra

Penulis: Wahyu Bahar | Editor: Mona Triana
istimewa/Dokumentasi Polsek Tanjung Raya.
Sebuah mobil bus pariwisata 'tersangkut' di tikungan Kelok 14, kawasan Kelok 44, Kabupaten Agam, Jumat (4/6/2021) pagi. Pengemudi bus belum pernah melewati kawasan tersebut dan hanya mengikuti arah Google Maps 

Laporan Wartawan TribunPadang.com, Wahyu Bahar

TRIBUNPADANG.COM, AGAM - Satu unit Bus Pariwisata tersangkut di kelok 14 kawasan kelok 44, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Berdasarkan keterangan Kapolsek Tanjung Raya, AKP Yudi Pratanto, mobil bus tersangkut karena tikungan di kelok 14 cukup tajam, dan tidak memadai dilewati oleh bus pariwisata tersebut.

Kemudian kata AKP Yudi, sopir bus tersebut baru pertama kali melewati jalan kelok 44.

Baca juga: Ikuti Arah di Google Maps Bus Nyangkut di Kelok 44 Maninjau, Polisi: Sopir Ingin ke Lubuk Basung

Baca juga: Bus Berpenumpang 20 Orang Tabrak Motor di Dharmasraya, 2 Orang Dilarikan ke Rumah Sakit

Baca juga: Nama Korban Kecelakaan Bus PO Sambodo di Sumatera Selatan, Ada 3 Warga Asal Sumbar Meninggal Dunia

"Kemungkinan sopir tidak tau medan jalan, dan hanya menggunakan aplikasi google maps," kata dia.

Lebih lanjut dikatakannya, mobil tersebut sebenarnya sudah 2 malam di kawasan kelok 44.

"Sejak Kamis dini hari, mobil bus pariwisata tersebut sudah jalan berangsur-angsur di kawasan kelok 44, dan juga sempat tersangkut di kelok 16, hingga bisa jalan kembali," ujar dia.

Tambah dia, sejak kamis dini hari, sopir bus sudah kewalahan lewati tikungan demi tikungan di kelok 44.

Selanjutnya, di dalam bus tidak terdapat satu orangpun penumpang, hanya ada 1 orang sopir, dan 2 orang kernet.

Baca juga: Warga Asal Sumbar Tewas Dalam Kecelakaan Bus PO Sambodo di Sumatera Selatan, Terguling di Tikungan

Baca juga: KRONOLOGI Bus Rombongan Baralek Masuk Jurang di Pasaman, Rem Blong saat Menikung di Penurunan Tajam

Bus tersebut bergerak dari arah Solok, yang sebelumnya bertolak dari Jakarta.

"Kemungkinannya, bos si sopir menyuruh untuk mencari penumpang, hingga mereka nyasar ke kelok 44," imbuh AKP Yudi.

Macet di jalan kelok 44 tak terelakkan karena mobil bus tersebut memakan badan jalan, dan hanya bisa dilalui kendaraan roda 2.

Ucap AKP Yudi, macet terjadi sejak pukul 11.00 WIB hingga 13.00 WIB, Jumat (4/6/2021).

Baca juga: Satu Unit Bus Berisikan 41 Orang Masuk Jurang Sedalam 15 Meter, 36 Penumpang Luka-luka, Satu Tewas

Baca juga: Larangan Mudik 2021 Riau, Bus Penumpang Arah Sumbar dari Medan Tertahan di Pekanbaru, Disuruh Balik

AKP Yudi menuturkan saat ini mobil tersebut sudah dapat dievakuasi ke tanah kosong di pinggiran kelok 13.

Kata dia, pihak Satlantas Polres Agam, Polsek Tanjung Raya, dan masyarakat sekitar membantu mengevakuasi tersangkutnya mobil bus tersebut.

"Dan saat ini arus lalu lintas sudah normal kembali," tutup dia. (*)

Sumber: Tribun Padang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved