Breaking News:

Gubernur Mahyeldi Bersama Forkopimda Sumbar Ikuti Upacara Virtual, Peringati Hari Lahir Pancasila

Gubernur Sumbar Mahyeldi mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila secara virtual di tengah pandemi Covid-19, bertempat di Auditorium

Istimewa/Dok.Biro Adpim Pemprov Sumbar
Gubernur Sumbar Mahyeldi mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila secara virtual di tengah pandemi Covid-19, bertempat di Auditorium Gubernuran, Selasa (1/6/2021) 

TRIBUNPADANG.COM, PADANG - Gubernur Sumbar Mahyeldi mengikuti upacara Peringatan Hari Lahir (Harlah) Pancasila secara virtual di tengah pandemi Covid-19, bertempat di Auditorium Gubernur Sumbar, Selasa (1/6/2021).

Turut hadir mendampingi Danrem 032/Wirabraja Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Arief Gajah Mada, Danlantamal II Laksamana Pertama TNI Hargianto, Danlanud Sutan Sjahrir Kolonel PNB M.R.Y. Fahlefie dan undangan lainnya.

Inspektur Upacara (Irup) langsung dipimpin oleh Presiden Republik Indonesia (RI), Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi. 

Kemudian, Presiden Jokowi menyampaikan amanatnya dalam peringatan hari lahir atau Harlah Pancasila.

Presiden Jokowi mengatakan Ideologi transnasional cenderung semakin meningkat, memasuki berbagai lini kehidupan masyarakat dengan berbagai cara dan berbagai strategi.

Baca juga: Pemko Pariaman Ikuti Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Secara Virtual

Baca juga: Peringati Hari Lahir Pancasila, Wako Pariaman Gotong Royong Bersihkan Taman Bunga Pantai Kata

"Hal yang harus kita waspadai adalah meningkatnya rivalitas dan kompetisi, termasuk rivalitas antar pandangan, rivalitas antara nilai-nilai, dan rivalitas antar ideologi," kata Jokowi.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi juga mempengaruhi lanskap kontestasi ideologi. 

Revolusi industri 4.0 telah menyediakan berbagai kemudahan dalam berdialog dalam interaksi dan berorganisasi dalam skala besar lintas negara.

Menurutnya, menghadapi semua ini perluasan dan pendalaman nilai-nilai Pancasila tidak bisa dilakukan dengan cara-cara biasa. 

"Diperlukan cara-cara baru yang luar biasa. Memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, terutama revolusi industri 4.0,” tambah Jokowi.

Halaman
12
Penulis: Rizka Desri Yusfita
Editor: Emil Mahmud
Sumber: Tribun Padang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved